Mantan Bendahara Bansos Malu Fotonya di Koran, Ia Mangkir Kerja

SP pada hari Kamis, 21 Juli sejak dipanggil kejaksaan satu hari setelah itu dia sebenarnya dalam perjalanan ke Sungailiat untuk masuk kantor tetapi

Mantan Bendahara Bansos Malu Fotonya di Koran, Ia Mangkir Kerja
Facebook/Sisilvian Karom

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Oknum mantan bendahara bansos PPKAD, SP, pelaku dugaan penyelewengan dana bansos senilai Rp 1,9 M, pasca cuti, ternyata tidak masuk kerja.

Sejak Jumat (22/7/2016) hingga Senin (25/7/2016) SP tidak masuk kantor di DPPKAD.

Apalagi pada hari itu wajah SP terpampang jelas di Harian Pagi Bangka Pos sehingga menyebabkan ia tidak masuk kantor karena merasa malu. Foto tersebut diambil dari Facebook SP.

"SP pada hari Kamis, 21 Juli sejak dipanggil kejaksaan satu hari setelah itu dia sebenarnya dalam perjalanan ke Sungailiat untuk masuk kantor tetapi karena melihat ada fotonya di Koran Bangka Pos dia tidak masuk kerja. Dia merasa malu dan beban mental akibat ada fotonya di koran," sesal Kepala DPPKAD Kabupaten Bangka Iwan Hindani, saat dikonfirmasi Bangka Pos, Senin (25/7).

Seharusnya menurut Iwan, foto SP jangan dipasang di koran karena sedang dalam proses penyidikan oleh kejaksaan. Permasalahan ini baru dugaan penyelewengan dana bansos yang diduga dilakukan SP dimana belum ada penetapan sebagai tersangka.

"Jangan dimuatlah fotonya karena kasihan juga dia merasa down beban mental," ungkap Iwan.

Kondisi inilah menurutnya mengakibatkan SP, hingga Senin (25/7) belum masuk kerja.

"Waktu saya ke kantor belum terlihat ada SP, tapi saya tidak tahu juga karena ada rapat di dewan dan rapat di DPPKAD. Coba tanya Bu Susi sekretaris DPPKAD atau temannya di DPPKAD," kata Iwan.

Sebelumnya saat dikonfirmasi Jumat (22/7) lalu, Sekretaris DPPKAD Susilawati mengatakan SP tidak masuk kerja karena merasa malu fotonya dimuat di koran.

"Tadi SP nelpon saya dia izin tidak masuk kerja. Dia sebenarnya dalam perjalanan mau masuk kantor tapi ditengah jalan melihat ada fotonya di koran dia izin tidak masuk kerja. Dia bilang saya yang memberikan fotonya ke media padahal tidak pernah saya memberikan fotonya ke media. Dia bilang bu, saya tidak percaya lagi sama ibu, saya harus bagaimana untuk menjelaskan kepada SP karena bukan saya yang memberikan foto itu," sesal Susi.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved