Polri Hentikan Kasus Kebakaran Lahan 15 Perusahaan, Ini Daftarnya

"Saya mau cek dulu dari aspek hukumnya. Ini kenapa? SP3 ini berpotensi mencederai rasa keadilan. Kok tiba tiba sekaligus 15 perusahaan yang di-SP3.''

Polri Hentikan Kasus Kebakaran Lahan 15 Perusahaan, Ini Daftarnya
Antara/Nova Wahyudi
Sejumlah prajurit TNI berlari sambil mengangkat mesin penyedot air saat akan memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Palm Raya, Ogan Ilir, Sumsel, Rabu (30/9/2015) 

BANGKAPOS.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mengecek kebenaran alasan Polda Riau yang menghentikan penyidikan terhadap 15 perusahaan yang disangka terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, SP3 atas 15 perusahaan tersebut berpotensi mencederai rasa keadilan jika benar terjadi kesalahan dalam aspek hukumnya. Luhut sendiri mengaku heran kenapa kepolisian bisa menghentikan 15 penyidikan sekaligus.

"Saya mau cek dulu dari aspek hukumnya. Ini kenapa? Karena kejadian SP3 ini berpotensi mencederai rasa keadilan. Kok tiba tiba sekaligus 15 perusahaan yang di-SP3," ujar Luhut saat ditemui di Jakarta, Senin (25/7/2016).

Di-SP3

PT Bina Duta Laksana (HTI)

PT Ruas Utama Jaya (HTI)

PT Perawang Sukses Perkasa Indonesia (HTI)

PT Suntara Gajah Pati (HTI)

PT Dexter Perkasa Industri (HTI)

PT Siak Raya Timber (HTI)

Halaman
123
Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved