Ambulans Sudah Dikirim ke Nusakambangan, 14 Terpidana Bakal Ditembak Mati Malam Ini

Proses eksekuti mati terhadap 14 terpidana hampir dipastikan akan dilakukan pada Kamis (28/7/2016) malam atau Jumat (29/7/2016) dini hari.

Ambulans Sudah Dikirim ke Nusakambangan, 14 Terpidana Bakal Ditembak Mati Malam Ini
Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, CILACAP - Proses eksekuti mati terhadap 14 terpidana hampir dipastikan akan dilakukan pada Kamis (28/7/2016) malam atau Jumat (29/7/2016) dini hari.

Hal itu diungkapkan oleh Suhendro Putro (62), seorang koordinator pelaksana yang memandikan jenazah-jenazah terpidana dari kalangan Kristen dan Katolik.

"Saya nanti malam, tepatnya pukul 20.00 diminta kumpul di Polres Cilacap lalu berangkat bareng-bareng ke Nusakambangan," kata Suhendro Putro kepada Tribunnews, Kamis (28/7/2016).

Suhendro menyatakan bila dirinya akan memandikan 10 jenazah dari total 14 terpidana yang akan dieksekusi mati.

Dari 10 jenazah tersebut, menurut Suhendro, terdiri atas tujuh terpidana Kristen dan tiga terpidana Katolik.

"Pemandi jenazah dari Kristen sebelas orang dan dari Katolik ada enam orang, kami sudah siap," ungkap jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Cilacap yang jadi pengurus kematian di lingkungan gerejanya tersebut.

Belasan ambulans sudah dikirim

Saut Rajagukguk, pengacara terpidana mati asal Pakistan, Zulfiqar Ali, mengatakan, persiapan eksekusi mati di Nusakambangan semakin tampak.

Kamis (28/7/2016) hari ini, kata Saut, belasan ambulans telah merapat ke Nusakambangan, di Kabupaten Cilacap, Jateng.

"Ambulans sudah masuk," ujar Saut saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (28/7/2015).

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved