Pemerintah Perancis Tutup 20 Musala dan Masjid

Masjid dan mushala yang ditutup itu diyakini telah dipakai untuk menebar kebencian dan faham radikalisme.

Pemerintah Perancis Tutup 20 Musala dan Masjid
mesingol.com
Pihak keamanan kota Paris berjaga 

BANGKAPOS.COM, PARIS - Otoritas Perancis telah menutup sekitar 20 masjid dan mushala, sejak bulan Desember lalu.

Hal ini dilakukan menyusul gerakan kelompok radikal yang mengatasnamakan Islam dan menebar teror di Perancis.

Masjid dan mushala yang ditutup itu diyakini telah dipakai untuk menebar kebencian dan faham radikalisme.

Hal ini diungkapkan Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve, Senin (1/8/2016), seperti dilansir kantor berita AFP.

"Tidak ada tempat di Perancis untuk mereka yang menghasut dan menebarkan kebencian di tempat shalat atau pun masjid."

"Juga tak ada tempat bagi mereka yang tak menghormati prinsip di negeri ini, terutama tentang kesamaan hak antara pria dan wanita," ungkap dia.

"Alasan itulah yang menyebabkan saya mengambil keputusan beberapa bulan lalu, untuk menutup sejumlah masjid, dengan alasan kedaruratan, berdasarkan penilaian hukum maupun administratif," kata dia lagi.

"Ada sekitar 20 masjid yang sidah ditutup dan akan ada lagi penutupan lain," tegas Caseneuve.

Cazeneuve mengungkapkan hal itu saat berbicara dalam pertemuan para pemimpin lembaga Muslim di Perancis.

Tercatat, ada tak kurang dari 2.500 masjid dan mushala di Perancis.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved