Periksa Jantung Gratis Ala Kolonel CKM H dr Ismi Purnawan, Koboi Namun Profesional

Pemeriksaan penyakit jantung gratis ala koboi namun profesional terus dilakukan Kolonel CKM H dr Ismi Purnawan.

Periksa Jantung Gratis Ala Kolonel CKM H dr Ismi Purnawan, Koboi Namun Profesional
bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Pemeriksaan jantung gratis dilakukan dr CKM H Ismi Purnawan di Tamansari Pangkalpinang 

BANGKA POS.COM-- Pemeriksaan penyakit jantung gratis ala koboi namun profesional terus dilakukan Kolonel CKM H dr Ismi Purnawan.

Kali ini pemeriksaan gratis kedua kalinya oleh pria yang bertugas di RSPAD Gatot Subroto ini dilaksanakan di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Minggu (31/7) pagi.

Tenda yang dibuka kali ini terlihat penuh berisi orangtua serta usia yang masih muda. Sekitar 30 sampai 40 orang mengisi daftar hadir memeriksakan kesehatan di Kota Pangkalpinang.

Beberapa warga yang bercengkrama sembari dr Ismi membacakan hasil rekam jantungnya mengaku tidak tegang, gratis dan bagus pelayanannya. Spontan saja hal itu disambut langsung oleh dr Ismi dengan sebutan ala koboi namun tetap profesional.

Ketika ditemui di sela pemeriksaan, ia mengatakan penyakit jantung yang menyerang warga Kota Pangkalpinang ini belum terlalu banyak. Perkiraan penderita masih jauh di bawah lima persen di Kota Pangkalpinang.

Pemeriksaan gratis yang telah dilakukannya kepada warga kedua kali merupakan bentuk deteksi dini gangguan jantung.

Khususnya gangguan jantung yang banyak dialami warga Pangkalpinang adalah gangguan jenis koroner dan irama jantung.

"Jadi semacam bentuk deteksi dini dan jika sakit mungkin secara langsung dapat di rumah sakit, warga kita ini mengapa banyak mengidap jenis koroner dan gangguan irama jantung, karena seringnya makan yang berlemak mengandung kolesterol yang memang jenis makanan kita berminyak dan asin," ungkapnya.

Rencananya, setelah antusiasme warga Pangkalpinang akan kegiatan ini, pihaknya akan berpindah ke wilayah lain seperti Sungailiat agar juga mendapatkan pemahaman penting ini.

"Ini tidak pakai pengumuman, jika diumumkan bisa ribuan, kalau saya baca rekam jantungnya cepat, tetapi alat dan waktu pemeriksaan bisa satu orang hingga 15 menit, jadi harus persiapan alat matang," kata dr Ismi.

Halaman
12
Penulis: Ajie Gusti Prabowo
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved