Beasiswa Dokter dari USU Medan Ditolak, Pemuda Ini Lebih Pilih Pergi ke Turki

Qorni awalnya tidak menyangka akan mendapat Program Beasiswa Tahfizh al-Quran (PBTQ) dari Kementerian Agama dan United Islamic Cultural Centre of ...

Beasiswa Dokter dari USU Medan Ditolak, Pemuda Ini Lebih Pilih Pergi ke Turki
Alija Berlian Fani
Para wisudawan program beasiswa Tahfizh al-Quran (PBTQ) yang akan pergi ke Turki. 

BANGKAPOS.COM, MENTENG -- Setiap orang mempunyai cita-cita di masa kecil. Seperti salah seorang peraih beasiswa hafiz al-Qur'an 30 Juz ke Turki Muhammad Qorni.

BACA: Di Paris Ada Wisata Gembok Cinta, di Bengkulu Ternyata Ada Sandal Cinta

Bercerita mengenai cita-citanya kepada wartakotalive.com, pria yang masih berusia 16 tahun ini menyampaikan keinginanannya untuk menjadi seorang diplomat suatu hari nanti.

BACA: Tiga Bayi Artis Ini Ngumpul, Tapi Anak Jessica Iskandar Lebih Milih Anak Ruben Onsu Lho

"Cita-citanya ingin menjadi seorang diplomat karena keren bisa jalan-jalan keluar negeri," kata pemuda yang akrab disapa Qorni di acara wisuda dan pelepasan santri hafiz al-Qur'an ke Turki, Selasa (2/8/2016).

Menjadi salah seorang dari 173 santri yang akan mendapat pendidikan di Turki, Qorni sempat mendapat undangan menjadi dokter di universitas kota kelahirannya.

BACA: Mengagumkan, Siswa Indonesia Ini Raih Emas di International Biology Olympiad

"Sebelum ikut ini dapat undangan tanpa tes di USU (Universitas Sumatera Utara) menjadi dokter tapi ditolak," ujarnya di Gedung Kementerian Agama Thamrin, Jakarta Pusat.

Penolakan yang ia lakukan ini didasari oleh keinginannya untuk meraih cita-cita dari kecilnya sebagai seorang diplomat.

BACA: Senjata Milik Santoso Ini Akhirnya Ditemukan Satgas Tinombala

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved