Rabu, 8 April 2026

Traffic Light Rusak, Dishub Pangkalpinang Akan Tempatkan Petugas

Jauhari sendiri hampir saja celaka ketika mengantarkan anaknya ke sekolah melintasi perempatan Metro

Penulis: M Zulkodri | Editor: Hendra
Bangka Pos / Resha Juhari
Ilustrasi: Tampak warga saling mendahului ketika melewati perempatan Simpang Dinas Kesehatan Tentara (DKT), Kamis (18/2/2016). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dishub Kota Pangkalpinang, Anggo Rudi mengakui rambu lalulintas di Persimpangan Metro Pangkalpinang, mengalami kerusakan.

"Iya memang rusak, makanya di plesing, hanya lampu kuning saja, agar pengendara berhati-hati kalau melintas di jalan tersebut, " ujarnya ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (02/08/2106).

Dijelaskan Rudi rambu lalulintas dijalan tersebut, mengunakan sistem tenaga surya sejak 2009 lalu, sehingga rambu lalulintas tersebut, terbilang sudah usang.

"Rambu itu mengunakan tenaga surya. Yang rusaknya alat pemancar dari tiang ke tiang, sudah 2009 lalu. Sehingga alatnya memang sudah usang. Alatnya tidak ada disini mesti beli diluar, makanya agak kesulitan kita, " ucapnya.

Saat disinggung apa langkah yang dilakukan oleh Dishub selama menunggu alat tersebut diperbaiki.

Dan menghindari terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut, menurut Anggo pihaknya akan menempatkan petugasnya untuk mengatur lalulintas di kawasan tersebut.

"Nanti setiap pagi, akan ada petugas kita yang akan kita tugaskan disitu. Tetapi tidak bisa sampai sore. Kalau sudah dinilai kondusif baru bisa ditinggalkan, jadi tidak mungkin sampai sore bos,. Dan selain itu, kan lampunya kita plesing kuning agar berhati-hati. Jadi pengendara harus berhati-hati. Kalau terjadi apa-apa berarti bukan salah kami lagi, " ucapnya, " ujar Anggo.

Sebelumnya seperti diberitakan bangkapos.com, Jauhari (38), warga Komplek Pasirgaram, Pangkalpinang mengeluhkan lebih dari sepekan lampu rambu-rambu lalulintas di perempatan Metro tidak berfungsi.

Jauhari sendiri hampir saja celaka ketika mengantarkan anaknya ke sekolah melintasi perempatan Metro, Selasa (2/8/2016) pagi.

"Saya lewat dari jalan belakang Metro mau ke arah Jalan Bukitbaru, rupanya ada mobil ngebut dari arah Sungailiat. Hampir saja saya ditabrak karena lampu rambu-rambu lalulintas tidak hidup," tutur Jauhari dengan wajah masih pucat pasi.

Dia khawatir jika tidak segera diperbaiki akan terjadi kecelakaan lalulintas di persimpangan tersebut.

"Tolong lah kepada dinas terkait segera perbaiki kondisi lampu ini agar kami merasa aman menggunakan jalan," kata Jauhari.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved