Breaking News:

Tega, Suami Potong Tangan Istri Pakai Parang

Seorang wanita di Kenya berharap suaminya dihukum seumur hidup karena telah memotong tangannya dengan parang. Mwende lalu mengakui, hubungan...

ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, NAIROBI -- Seorang wanita di Kenya berharap suaminya dihukum seumur hidup karena telah memotong tangannya dengan parang.

BACA: Foto Bocah Tidur di Samping Peti Mati sang Ibu Ini Bikin Semua Orang Berurai Airmata

Seperti diberitakan Associated Press, Selasa (2/8/2016), si suami, Stephen Ngila telah menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan, setelah pada 25 Juli lalu, melakukan serangan kepada istrinya.

BACA: Terungkap, Inilah Identitas Wartawan yang Sebut Barista Cafe Olivier Terima Uang Rp 140 Juta

Peristiwa itu terjadi di Machakos, sebuah kota di sebelah tenggara Ibu Kota Kenya, Nairobi.

Sang istri, Jackline Mwende Ngila mengungkapkan berdasarkan hasil tes menunjukkan suaminya mengalami masalah reproduksi.

BACA:  Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Dituding Netizen Mojok Bareng Gara-gara Foto Sepatu Ini

Mwende lalu mengakui, hubungan mereka menjadi memburuk setelah hasil tes keluar tiga tahun lalu, dan si suami menolak menjalani pengobatan seperti yang disarankan dokter.

"Kami sudah membeli tanah dan membangun rumah, di mana kami berharap akan ada anak-anak yang bermain di sana," kata dia.

Ayah Mwende, Samuel Munyoki menanyakan, "Jika Ngila tak lagi menginginkan anaknya, kenapa dia tak mengembalikannya saja."

Kelompok pembela hak asasi manusia telah mengeluarkan kecaman dalam kasus ini.

Pemerintah seharusnya tak memberikan toleransi atas perbuatan macam ini. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan kepastian perlindungan bagi kaum perempuan dan anak-anak.

Demikian disebutkan Naitore Nyamu dari sebuah organisasi bernama "Equality Now".

"Ini merupakan kasus yang menggemparkan di Kenya," sebut perempuan itu.

"Kita tentu tak bisa memberikan pengampunan, karena bisa saja kasus macam ini diulanginya di tahun-tahun mendatang," kata Nyamu.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved