Selasa, 7 April 2026

Venezuela Berlakukan Kerja Paksa Bagi Setiap Rakyatnya Selama 60 Hari

Krisis ekonomi telah membuat Venezuela memberlakukan kerja paksa untuk warga negaranya.

Editor: Hendra
net
Potret kemiskinan di Venezuela. 

BANGKAPOS.COM, VENEZUELA - Krisis ekonomi telah membuat Venezuela memberlakukan kerja paksa untuk warga negaranya.

Kemiliteran Venezuela belum lama ini mengumumkan bahwa negaranya akan menunjuk siapapun untuk bekerja sebagai buruh tani.

Periode kontraknya adalah 60 hari dan siapapun yang ditunjuk itu harus bersedia meninggalkan pekerjaannya selama masa itu.

Hal itu disampaikan oleh organisasi pembela HAM, Amnesty International.

Dikatakan kontrak itu akan secara otomatis diperpanjang untuk jumlah periode yang sama jika sudah lewat dari 60 hari.

Artinya, orang-orang yang ditunjuk jadi buruh tani di area pertanian yang didanai pemerintah itu bisa jadi bekerja selama yang pemerintah inginkan.

Pemberlakuan kerja paksa itu adalah sebuah upaya yang tengah dilakukan untuk menghadapi krisis ekonomi di Venezuela.

Kelangkaan makanan kini telah menjadi masalah utama di negara itu, di mana warga mulai sampai mengais sampah atau menyembelih hewan apapun untuk dapat makan.

Situasi itu dan upaya penyelesaian dari pemerintah mendapat kritik dari Direktur Amnesty AS, Erika Guevara-Rosas.

"Menyelesaikan kelangkaan makanan di Venezuela dengan memberlakukan kerja paksa di sektor pertanian itu layaknya mengobati kaki patah dengan plester luka," katanya.

Saking parahnya bencana kelaparan di Venezuela, sejumlah koleksi binatang di kebun binatang setempat bahkan telah dijarah warga untuk dimakan. (Daily Caller/Inquisitr)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved