Breaking News:

Pertandingan PS Beltim Lawan Belitung FC Berakhir Ricuh

Lapangan Stadion AKA kian panas saat kiper Belitung FC mendapat hadiah kartu merah dari wasit saat menyampaikan protes

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Hendra
bangkapos.com/Dede Suhendar
Pembukaan pertandingan Liga Nusantara antara Belitung FC (merah) melawan PS Beltim (biru) di Stadion AKA, Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kamis (4/8/2016). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Keunggulan PS Beltim pada menit-menit akhir pertandingan menuai protes dari kubu Belitung FC.

Protes bermula saat tendangan Ade Candra yang memanfaatkan umpan dari tendangan bebas di depan kotak penalti dinyatakan gol oleh wasit.

Beberapa pemain Belitung FC memprotes keputusan wasit, karena pemain lawan dianggap offside.

Lapangan Stadion AKA kian panas saat kiper Belitung FC mendapat hadiah kartu merah dari wasit saat menyampaikan protes.

Kemudian kericuhan pun terjadi. Hampir seluruh tim Belitung FC turun dikarenakan tidak terima atas keputusan tersebut.

Bahkan petugas keamanan terdiri dari Satpol pp dan anggota Bhabin agak kesulitan meredam keributan tersebut.

Kondisi mulai reda saat wasit yang memimpin jalannya pertandingan langsung diamankan menuju ruang ganti untuk menghindari kericuhan.

"Gimana wasit ini, jelas-jelas mihak wasit ini," terdengar suara dari gerombolan yang tengah ricuh.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved