Opsi Pertama PDI-P pada Pilkada DKI 2017 Ternyata Dukung Ahok-Djarot

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto mengatakan ada tiga opsi bagi partainya untuk...

Opsi Pertama PDI-P pada Pilkada DKI 2017 Ternyata Dukung Ahok-Djarot
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
(dari kiri ke kanan) Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Andreas Hugo Pareira, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta Bambang DH, dan Ketua DPP PDI-P Bidang Kesejahteraan Rakyat Sri Rahayu saat konferensi pers pengerucutan nama bakal calon gubernur DKI, di kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto mengatakan ada tiga opsi bagi partainya untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

BACA: Bikin Ketawa, Polisi Terbirit-birit Melihat Apa yang Ditemukan Anjing Pelacaknya

Ketiga opsi itu masih terus dibahas hingga akhirnya diputuskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung.

BACA: Pengemis Ini Taklukkan 'Targetnya' dengan Jimat, Sebulan Raup 10 Juta

"Opsi pertama adalah mendukung incumbent Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) dan Pak Djarot (Djarot Saiful Hidayat)," kata Hasto, di kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016) malam.

BACA: Ketahuan, Jemaah Calhaj Ini Bawa Obat Kuat dan Ramuan Madura, Alasannya Pun Mengejutkan

Kemudian opsi kedua, kata Hasto, adalah dengan melaksanakan proses penjaringan. Hasto mengatakan, PDI-P menghargai seluruh pihak yang telah daftar dan mengikuti penjaringan di DPD PDI-P DKI Jakarta serta DPP PDI-P.

BACA: Benar-benar Kuat, Tukang AC Seksi Ini Bisa Layani Lima Pelanggan per Hari

Kini, DPP PDI-P telah mengerucutkan enam nama pendaftar yang lolos fit and proper test.

"Kemudian juga kami berikan kesempatan mereka untuk bersosialisasi ke bawah. Sehingga ini akan terukur dengan instrumen-instrumen survei," kata Hasto.

BACA: Inilah Artis-artis Tanah Air Seksi Berbikini yang Bikin Netizen Kagum

Kemudian opsi ketiga adalah pilihan di luar opsi pertama dan kedua. Nantinya, kata dia, bisa saja muncul sebuah skenario yang menciptakan kejutan. Sebab, DKI Jakarta merupakan pusat seluruh pergerakan politik. Sehingga ada agenda strategis ke depannya terkait pasangan calon tersebut.

"Karena apapun Jakarta ini kan selalu muncul kejutan jelang batas-batas akhir (pendaftaran pasangan calon ke KPU DKI)," kata Hasto.

Hingga kini, PDI-P belum memutuskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Beredar kabar, PDI-P akan mengusung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk maju Pilkada DKI Jakarta 2017. PDI-P merupakan satu-satunya partai politik yang dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tanpa harus berkoalisi.

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved