Bocah Nadung Penderita Bibir Sumbing Bawaan Lahir Butuh Uluran Tangan

Ronasib, bocah penderita bibir sumbing bawaan lahir membutuhkan uluran tangan berbagai pihak untuk membantu biaya operasi bibirnya.

Bocah Nadung Penderita Bibir Sumbing Bawaan Lahir Butuh Uluran Tangan
bangka pos/dhina
Ronasib bersama kedua orangtuanya. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Ronasib, bocah penderita bibir sumbing bawaan lahir dan langit-langit rongga mulut yang tidak sempurna, membutuhkan uluran tangan berbagai pihak untuk membantu biaya operasi bibirnya.

Kamis (11/8), Ronasib didampingi kedua orangtuanya, Budi (38) dan Susilawati (32) warga Jalan Raya Nadung RT 06 RW 02, Kecamatan Payung, Bangka Selatan, serta Pendamping Tenaga Kerja Sosial Masyarakat, Hermanto (20), berkunjung ke kantor redaksi Bangka Pos di Pangkalpinang.

"Dalam sehari makannya enggak tentu, dia (Ronasib) punya cara sendiri kalau makan atau minum. Caranya, mengunyah makanan sedikit demi sedikit, kemudian memiringkan badannya baru ditelan. Karena keterbatasan dana sehingga tak bisa operasi sejak lahir. Kini, penyakitnya ini juga menjalar ke paru-paru yang kurang berfungsi baik. Jadi sering sakit demam, batuk, dan pilek," kata Hermanto.

Ronasib memang terlihat lincah dan ceria. Namun penyakit tersebut membuat tumbuh kembangnya tidak normal seperti anak-anak seumurannya. Tubuhnya tampak kurus dengan berat badan hanya 13 kilogram.

Kalimat yang diucapkan Ronasib pun tak sempurna. Bocah ini hanya menangis setiap kali merasa sedih dan lapar. Dia juga tak bisa mengecap rasa makanan dan minuman yang disantapnya karena rongga mulutnya menganga lebar hingga ke tenggorokan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Ronasib membutuhkan tindakan operasi sebanyak dua atau tiga kali. Sementara, orangtuanya hanyalah berprofesi sebagai buruh tani.

Dengan ditemani Hermanto, dua minggu lalu, Ronasib memperoleh kartu BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk berobat. Namun, dengan hanya berbekal kedua kartu ini tidak cukup untuk membiayai kebutuhan pengobatan Ronasib. Pasalnya, ada beberapa tindakan medis yang dikategorikan tetap menjadi tanggungan pribadi.

"Ronasib butuh biaya untuk operasi bedah plastik. Dia dirujuk untuk operasi di Rumah Sakit Umum Mohammad Hoesin Palembang tanggal 22 Agustus 2016. Tapi keluarga masih terhimpit masalah ekonomi," tambahnya.

Uang untuk pengobatan Ronasib baru terkumpul Rp 6 juta. Uang tersebut sudah termasuk untuk membiayai semua kebutuhan, termasuk biaya transportasi ke Palembang bersama kedua orangtuanya nanti.

Bagi para dermawan yang ingin meringankan beban Ronasib, bisa menyalurkan bantuan melalui nomor rekening BRI 5767-01-006903-53-4 atas nama Raban. Selain itu, dermawan juga dapat menghubungi nomor handphone 081368426862 atas nama Hermanto. (o1)

Editor: suhendri
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved