Demi Kartu Ini, Mensos, Kapolda dan Danrem Jelang Tengah Malam Datangi Bangka Pos

Jarum jam menunjukkan waktu hampir tengah malam. Namun Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa masih tampak segar.

Demi Kartu Ini, Mensos, Kapolda dan Danrem Jelang Tengah Malam Datangi Bangka Pos
Bangka Pos/Resha Juhari
Mensos Khofifah serius mendengarkan kru redaksi Bangka Pos Group 

BANGKAPOS.COM--Jarum jam menunjukkan waktu hampir tengah malam. Namun Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa masih tampak segar.

Secara lugas dia menjelaskan sebuah kartu yang ada di tangannya. Kartu berwarna merah dan putih itu merupakan produk baru Kementerian Sosial yang akan diperkenalkan seiring kedatangan Khofifah ke Bangka Belitung, tadi malam.

Mensos Khofifah menginjakkan kakinya di Negeri Serumpun Sebalai setelah sempat mengalami penundaan penerbangan dari Jakarta.

Didampingi Kapolda Babel Brigjen Pol Yovianes Mahar dan Danrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah, perempuan berhijab itu menyempatkan diri langsung berkunjung ke Kantor Bangka Pos, Jalan KH Abdurrahman Siddik, Pangkalpinang.

Sekitar pukul 22.00 WIB, rombongan tiba di Kantor Bangka Pos. Turut hadir Wali Kota Pangkalpinang, M Irwansyah dan Kepala Kesbangpol Rasdian.

Disambut Vice Editor In Chief Tariden Turnip dan kru Bangka Pos Grup, Mensos Khofifah langsung mengarah ke ruang pertemuan dan berdiskusi dengan jajaran redaksi.

Dalam diskusi yang berlangsung hingga hampir pukul 23.00, Mensos Khofifah memaparkan produk baru kementerian yang dipimpinnya. Produk baru itu adalah Kartu Program Keluarga Harapan yang terintegrasi dalam E-Warung KUBE PKH. Satu kartu ini mencakup atau gabungan dari beberapa kartu yang diperuntukan bagi Program Keluarga Harapan (PKH).

Kartu yang memiliki fungsi penyaluran bantuan sosial merupakan kartu multifungsi yang bisa digunakan PKH, yakni bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, dan penyaluran raskin.

Penyampaian bantuan sosial non tunai yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tepat sasaran.

"Bekerjasama dengan empat bank APBN mereka yang membuat aplikasi dan fiturnya, kartu ini lebih simpel dan bisa digunakan untuk semuanya, kalau dulu kan beda ya KIP sendiri, kartu subsidi pupuk sendiri, tapi kartu ini semua transaksi termasuk untuk subsidi pangan hanya saja ini merupakan non tunai," kata Khofifah di ruang pertemuan Kantor Bangka Pos, Kamis (11/8) malam.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved