Breaking News

Jaksa Ringkus DPO Koruptor Agus Nurjaman Lalu Jebloskan ke Penjara

Agus Nurjaman diketahui masih berstatus sebagai seorang PNS di lingkungan Pemprov Babel itu pagi itu juga langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan

Bangka Pos / Ryan Agusta
Terpidana korupsi proyek keramba jaring apung, Agus Nurjaman (kemeja putih) saat digiring petugas kejaksaan negeri Pangkalpinang guna dibawa ke Lapas Tuatunu Pangkalpinang. 

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Setelah sekian lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), akhirnya Agus Nurjaman berhasil ditangkap tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang, Jumat (12/8/2016) pagi tadi sekitar pukul 09.00 wib di kediamannya di jalan Jebung Dalam Gg Buntu, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.

Penangkapan DPO terpidana kasus korupsi proyek kegiatan pengadaan keramba jaring apung TA 2008 di Dinas Kelautan & Perikanan (DKP) provinsi Bangka Belitung (Babel) itu pun dibenarkan Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel), Happy Hadiastuty SH CN melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Roy Arland SH MH.

"DPO terpidana korupsi proyek keramba jaring apung itu (Agus Nurjaman--red) tadi pagi ditangkap oleh tim Pidsus Kejari Pangkalpinang," kata Roy, Jumat (12/8/2016).

Usai ditangkap di kediamannya, Agus Nurjaman diketahui masih berstatus sebagai seorang PNS di lingkungan Pemprov Babel itu pagi itu juga langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuatunu Kota Pangkalpinang dengan pengawalan ketat petugas Kejari Pangkalpinang setelah sebelumnya terpidana itu sempat dibawa ke kantor Kejari Pangkalpinang.

Seperti dilansir dalam berita harian ini sebelumnya disebutkan Agus Nurjaman terseret kasus korupsi lantaran kegiatan proyek pengadaan keramba apung dilaksanakan di Pulau Sebungkuk Kabupaten Belitung pada tahun anggaran (TA) 2008 diduga bermasalah.

Dalam kasus ini, Agus Nurjaman (terpidana) dulunya sempat menjabat selaku mantan Kepala Bidang Kelautan & Pengawasan Dinas Kelautan & Perikanan (DKP) Provinsi Babel selaku panitia lelang, namun majelis hakim Pengadilan Negeri (Tipikor) Pangkalpinang justru menjatuhkan vonis bebas terhadap Agus Nurjaman.

Tak sekedar itu, kasus ini pun sempat melibatkan mantan Kepala DKP Babel, Yulistyo. Dalam proses lelang terungkap adanya pemalsuan tanda tangan panitia lelang pada berita acara pemeriksaan barang dikarenakan adanya perintah dari Yulistyo, bahkan kasus tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 244 juta.

Sebelumnya tak disangka oleh Agus Nurjaman, jika kasasi yang pernah diajukan Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel) akhirnya dikabulkan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia terkait perkara kasus korupsi kegiatan Pengadaan Kerambah Jaring Apung tahun 2008 di Pulau Sebungkuk Kabupaten Belitung.

Putusan MA tersebut justru menguatkan kasasi yang diajukan sebelumnya pihak Pidsus Kejati Babel atau menetapkan secara resmi jika Agus Nurjaman sebelumnya selaku terpidana terlibat kasus korupsi peroyek Pengadaan Kerambah Jaring Apung yang telah divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (Tipikor) Kota Pangkalpinang namun sekarang ia dinyatakan melanggar pidana dan harus menjalani sanksi hukuman.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved