Lebih Dominan, 25 Menit Bertemu, 24 Menit untuk Ahok, Sisanya Sandiaga

etelah ditunjuk Partai Gerindra maju pada Pilkada DKI 2017, untuk pertama kalinya Sandiaga Uno bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama...

Lebih Dominan, 25 Menit Bertemu, 24 Menit untuk Ahok, Sisanya Sandiaga
Sandiaga Uno di Balai Kota
Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta, Jumat (12/8/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Setelah ditunjuk Partai Gerindra maju pada Pilkada DKI 2017, untuk pertama kalinya Sandiaga Uno bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Dia menyebut Ahok, sapaan Basuki, sebagai sosok yang tanpa basa-basi.

BACA: Tegas, Susi Ancam Mundur, Tapi Luhut Minta Pejabat Negara Tak Saling Dibenturkan

"Tadinya saya pikir mau senyum-senyum, tapi langsung nge-gas (tidak basa-basi) aja. Saya baru ngomong sepatah kata, digas lagi," kata Sandiaga usai bertemu Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (12/8/2016).

BACA: Inilah Sembilan Tweet 'Perlawanan' Yusril 'Pak Ahok Harusnya Berani Bertarung Secara Kesatria'

Menurut Sandiaga, saat pembicaraan berdua, Ahok lebih dominan. Selama 25 menit pembicaraan, Ahok berbicara selama 24 menit, sementara ia kebagian berbicara satu menit.

"Tapi ya itu memang karakter Beliau, jadi kita tentunya hormati beliau yang menjabat," kata Sandiaga.

BACA: Ingat, Ada 200 Meteor Akan Menghujani Bumi Per Jam pada Malam Ini

Pertemuan Sandiaga dengan Ahok berlangsung atas inisiatif Sekretaris Daerah Saefullah. Sandiaga hendak melaporkan mengenai harga kebutuhan di pasar tradisional yang belum juga turun sejak Lebaran.

Dalam pertemuan itu, Sandiaga juga mendengarkan keluhan Ahok mengenai oknum di Partai Gerindra yang suka memainkan isu SARA pada Pilkada DKI Jakarta.

BACA: Mendadak Rapat PDI-P Tiba-tiba Tak Jadi di Rumah Megawati

Sandiaga merupakan calon gubernur yang akan diusung oleh Partai Gerindra pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, hingga saat ini, dia masih menunggu koalisi parpol. Sebab, kursi Partai Gerindra di DPRD DKI hanya 15. Sementara, syarat minimal pendaftaran calon gubernur dari parpol membutuhkan 22 kursi di DPRD DKI.

Ahok sendiri telah mendapatkan 24 kursi dukungan dari tiga partai, yakni Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved