Tak Haus Kekuasaan, PKS Siap Usung Risma Jadi Cagub di Pilkada DKI 2017

"Bu Risma memiliki kriteria sesuai apa yang kami tetapkan, semakin dia menolak (untuk diusung menjadi Cagub DKI Jakarta) makin seksi, makin mahal..."

Tak Haus Kekuasaan, PKS Siap Usung Risma Jadi Cagub di Pilkada DKI 2017
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berbicara kepada wartawan di Gedung Sawunggaling, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/8/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agung Setiarso menilai Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini adalah sosok yang sesuai dengan kriteria cagub DKI Jakarta yang diinginkan partainya.

BACA: Ahok Bingung, 'Gara-gara Lo, Bu Risma jadi Baper'

Agung menilai, Risma adalah sosok pemimpin yang tidak haus kekuasaan.

"Bu Risma memiliki kriteria sesuai apa yang kami tetapkan, semakin dia menolak (untuk diusung menjadi Cagub DKI Jakarta) makin seksi, makin mahal harganya, makin kesengsem kami," ujar Agung dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/8/2016).

BACA: TNI Periksa Eks Narapidana Terkait Testimoni Gembong Narkoba Freddy Budiman

Agung menuturkan partainya justru lebih tertarik dengan pemimpin yang tidak mengemis-ngemis jabatan seperti Risma.

Menurut dia, dalam mekanisme partainya sosok yang mengemis-ngemis jabatan malah tidak akan diusung.

"Kalau di PKS orang yang meminta jabatan malah kami tidak berikan," kata Agung.

BACA:  Inilah Daftar Sementara Perolehan Medali Hingga Hari Ke-7

Ia pun mengaku partainya siap mengusung risma dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Namun menurutnya, partainya masih menunggu restu dari PDI-P.

"Kami siap menjadi kendaraannya, tinggal pemiliknya mengizinkan atau tidak untuk dibawa sama kami," tambah dia.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini hingga saat ini belum mengemukakan kesediaannya maju dalam Pilkada DKI 2017.

Padahal, di Jakarta sudah mulai banyak bermunculan kelompok pendukungnya salah satunya yakni, Jaklovers.

Dalam diskusi yang bertajuk "Tensi Tinggi Pilkada DKI" ini juga dihadiri mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Mayjen TNI Prijanto, Koordinator JAKloveRS, Sherly Anavita dan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio.

Penulis : Akhdi Martin Pratama

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved