Sabtu, 11 April 2026

Mendadak, Masinton Minta Pemerintah Telusuri Isu Dwikewarganegaraan Rini Soemarno

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu meminta pemerintah menelusuri isu kewarganegaraan rangkap milik Menteri BUMN, Rini Soemarno....

nasional.kompas.com
Ketua Tim Transisi Rini Soemarno seusai bertemu dengan pimpinan KPK, Jumat (26/9/2014), di Gedung KPK, Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu meminta pemerintah menelusuri isu kewarganegaraan rangkap milik Menteri BUMN, Rini Soemarno.

BACA: Pakai Baju Tipis, Ayu Ting Ting Ikut Lomba Makan Kerupuk, Komentar Netizen Ini Pun Mengejutkan

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan demi tidak terjadi lagi kejadian seperti mantan Menteri ESDM, Arcandra Tahar.

Politikus PDI Perjuangan ini menilai, munculnya kembali isu kewarganegaraan Rini lantaran pemerintah tidak bersikap. Padahal rumor ini sudah naik ke permukaan sejak tahun lalu.

BACA: Ternyata Inilah 10 Fakta Unik Tentang Indonesia yang Bikin Anda Bangga dengan Bangsa Ini

"Sampai sekarang kan belum ada informasi dari negara, baik itu Imigrasi, Kedutaan ataupun Kementerian Luar Negeri. Apakah dalam hal ini negara sudah melakukan pengecekan? Sampai sekarang kan kita belum tahu," kata Masinton saat dihubungi, Rabu (17/8/2016).

BACA: Gayanya Sederhana, Ternyata Harga Tas Mini Milik Nagita Slavina Ini Bisa Membuat Anda Terkejut

Dia menyebutkan, masalah kewarganegaraan ini menyangkut dua aturan negara yang berbeda.

"Ini kan juga menyangkut dua azas yang berbeda. Kalau di AS, orang yang lahir di sana langsung diangkat sebagai warga negara," katanya.

Apalagi katanya, Rini adalah seorang penyelenggara negara. Jangan sampai, ada kepentingan negara lain yang disusupi.

"Iya harus ditelusuri dong. Negara harus menelusuri, karena dia pejabat negara," kata Masinton.

Menteri Rini sudah mengakui bahwa dirinya memang lahir di AS, tepatnya di Maryland pada 9 Juni 1958. Dia juga menyelesaikan pendidikan di Wellesley College, Massachusetts dan lulus pada 1981.

Penulis: Wahyu Aji

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved