Dua Putra Kembar Dubes Irak Aniaya Remaja Portugal Hingga Koma

Bocah bernama Ruben itu kini dalam kondisi koma setelah dia dipukuli kedua saudara kembar itu di kota Ponte de Sor, Portugal

Dua Putra Kembar Dubes Irak Aniaya Remaja Portugal Hingga Koma
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan

BANGKAPOS.COM, LISABON,  - Dua putra kembar duta besar Irak untuk Portugal ditahan kepolisian karena diduga terlibat serangan brutal terhadap seorang bocah berusia 15 tahun.

Bocah bernama Ruben itu kini dalam kondisi koma setelah dia dipukuli kedua saudara kembar itu di kota Ponte de Sor, Portugal pada Rabu (17/8/2016) dini hari.

Ruben sendiri sudah menjalani operasi perbaikan wajah tetapi kondisinya masih belum terlalu bagus akibat cedera di kepalanya. Demikian dikabarkan harian Jornal de Noticias.

Polisi saat ini masih menyelidiki penyeban serangan terhadap Ruben yang menurut media dikenal warga setempat sebagai anak pendiam.

Salah satu anak kembar itu diduga menabrak Ruben dengan sebuah mobil milik kedutaan besar Irak dan anak yang lain memukuli lalu menendangi Ruben.

Harian Algarve Daily News mengabarkan sejumlah saksi mata melaporkan kejadian itu ke polisi setelah mereka melihat plat nomor diplomatik di mobil anak kembar itu.

Akibat penganiayaan itu, Ruben harus diterbangkan ke Lisabon untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.

"Semua tergantung pada 48 jam ke depan," kata ayah tiri Ruben, Marco Silba kepada Sic News, Kamis (18/8/2016).

Sayangnya karena memegang paspor diplomatik, kedua anak kembar itu dibebaskan dari tahanan.

Demikian kabar dari harian Diario de Noticias.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved