Padli Akui Ada Usulan Pawai Berlangsung Dua Hari, Agar Salat Peserta tak Terganggu

"Selain itu ada penonton masuk ke rute pawai sehingga menghambat laju peserta, dan banyak kendaraan masuk rute peserta. Itu sebagian penyebab ..."

Padli Akui Ada Usulan Pawai Berlangsung Dua Hari, Agar Salat Peserta tak Terganggu
bangkapos.com/alza munzi
Peserta karnaval usai melintas di depan panggung kehormatan, Sabtu (20/8/2016). 

‎Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Koordinator lapangan pawai dan karnaval HUT ke-71 RI tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Padli menyadari sorotan masyarakat terkait pelaksanaan pawai yang berlangsung sampai malam dan mengganggu ibadah wajib peserta.

Namun, Padli beralasan, kondisi itu lantaran peserta pawai banyak yang melakukan atraksi di depan podium atau panggung kehormatan di depan Mapolres Pangkalpinang.

‎"Selain itu ada penonton masuk ke rute pawai sehingga menghambat laju peserta, dan banyak kendaraan masuk rute peserta. Itu sebagian penyebab eksternal di luar kendali panitia," ujar Padli kepada bangkapos.com, Sabtu (20/8/2016).

Mengenai saran sejumlah pihak agar pelaksanaan pawai dimajukan pukul 08.00 WIB, menurut Padli dapat saja dilakukan. Hanya saja, pihak panitia kesulitan mengatur jadwal tamu undangan.

Disebutkan Padli, ada usulan yang kemungkinan dapat diakomodir pada tahun depan adalah kegiatan pawai dibagi dua hari.

"Dua hari untuk pawai, jadi peserta tidak kemalaman. Kita menyadari soal ibadah yang terganggu. Perkiraan kami, waktu tempuh peserta untuk jarak 8 kilometer sekitar dua jam. Itu kondisi normalnya,‎" kata Padli yang juga PNS di Dispora Babel.

Mengenai peruntukkan panggung kehormatan, Padli menyebutkan khusus tamu undangan. Namun, Padli mengatakan ada beberapa panitia yang terlibat dan berada di atas panggung.

Pada Sabtu (20/8/2016), digelar karnaval yang diikuti sedikitnya 197 kelompok baik dari sekolah, instansi dan peserta umum. Ribuan penonton tumpah ruah di sepanjang jalan yang dilalui peserta pawai.

Sementara di atas panggung, tampak ‎beberapa pejabat dan Wakil Gubernur Babel Hidayat Arsani.
Tepat di bagian sisi belakang panggung, makanan dan minuman disediakan panitia.

Sebelumnya, kritik disampaikan anggota Komisi I DPRD Pangkalpinang Rio Setiady terkait pelaksanaan pawai yang tidak mempertimbangkan waktu, sehingga berlangsung sampai malam.

Bahkan, banyak peserta yang sudah bersiap-siap sejak pagi dan baru melintas saat siang. Rio juga menyoroti empat waktu shalat wajib sulit ditunaikan peserta lantaran ikut pawai tersebut.

Penulis: Alza Munzi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved