Breaking News:

Riniati Sebut Sejak 2010 Sudah Mengelola Aek Anget Belinyu

Saya pada tahun 2010 ditemani 2 wartawan Pangkalpinang Pos pergi ke area Aek Anget Belinyu. Setelah melihat, saya berkeinginan dan peduli

Riniati Sebut Sejak 2010 Sudah Mengelola Aek Anget Belinyu - theresia-riniati-sajuni_20151207_152733.jpg
bangkapos.com/dok
Anggota DPRD Kabupaten Bangka Theresia Riniati Sajuni
Riniati Sebut Sejak 2010 Sudah Mengelola Aek Anget Belinyu - riniati-tinjau-aek-anget_20160820_131244.jpg
IST
Bukti dokumentasi kliping koran saat Riniati Sajuni, anggota DPRD Bangka pada tahun 2010 meninjau objek wisata Aek Anget Belinyu.

Sehabis lebaran, saya dapat info Aek Anget ini dikerjakan oleh orang–orang “Forum Sehati”. Tikus – tikus di sekitar Aek Anget itupun tahu kita pernah bersusah payah disitu. Bikin pondok, jalan masuk ke area, mengusir orang–orang TI, karena tailing TI mereka mengalir ke kolam seperti bubur.

Mendapat laporan itu, saya ke lokasi hari Minggu dan benar, mereka sedang blokir bikin kolam kecil yang airnya hangat – hangat saja. Sedangkan saya pertama kali kesana, hanya sekitar 3 detik saya cabut kaki saya karena panasnya yang menyakiti waktu itu, airnya seperti mendidih dan ada gelembung-gelembungnya.

Orang yang blok kolam ini sepertinya salah titik. Saya minta mereka mundur dulu sebelum jelas persoalannya. Seorang wartawan dari koran Target&Buser mengejar saya, memaksa wawancara. Mereka bilang kerja berdasakan Badan Hukum, Izin Pariwisata dsb.

Saya cek ke Kesbangpolinmas, ternyata tidak tercatat nama “Forum Sehati” saya cek ke Dinas Pariwisata, tak ada izinnya. Saya cek ke Dishutbun, Kades Gunung Pelawan ada suratnya meminta koordinat kolam ini.

Pada tulisan di koran Babel News bilang, kami sudah koordinat tetapi dia mau koordinat lagi. Penjelasan dari sesepuh setempat, sebelum pemekaran desa, lokasi ini masuk Desa Gunung Pelawan, tapi setelah pemekaran , aek anget ini masuk Desa Bintet sesuai aliran sungai.

Salah satu sesepuh itu adalah bapak Trenggono, kades Gunung Pelawan yang masih aktif pada saat pemekaran wilayah (sekarang sudah mantan kades).

Beliau mengakui , memang setelah pemekaran, aek anget ini masuk wilayah Bintet. Ada petanya, tapi sudah diserahkan ke staf Kecamatan Belinyu karena beliau sudah pensiun.

Di peta jelas. Nah, kalau suatu hari areal ini ditentukan masuk wilayah Gunung Pelawan bearti ada permainan. Koran Babel News tgl 11/08/16, disebutkan oknum – oknum tertentu, yang berarti lebih dari satu orang.

Melalui surat terbuka ini, tolong disebutkan siapa saja oknum–oknum itu. Oknum ialah orang jahat yang memback up narkoba, judi, prostitusi, dan hal–hal yang melanggar hukum. Sedangkan saya yang melalukan segala aktifitas itu dengan biaya pribadi, dalam sebuah pengabdian pada masyarakat Belinyu Khususnya dan tak pernah mengklaim itu milik saya pribadi, karena itu milik Inhutanii.

Pembaca yang budiman, lebih berhakkah saya melanjutkan pengembagan areaAek Anget  ini atau mereka yang tiba–tiba datang, memblokir kolam.

Halaman
123
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved