Breaking News:

Hidayat Arsani Dibuang Sejak Lahir, Panglima Timah : Sekarang Saatnya Memberi

Minggu (21/8/2016) Hidayat Arsani mensyukuri dirinya diberi kesempatan hidup selama 53 tahun. Perjalanan hidup yang panjang bagi dirinya.

Editor: edwardi
bangkapos.com/dok
Hidayat Arsani Ketua DPD Golkar Bangka Belitung 

"Saya prihatin dengan era sekarang masih ada yang seperti ini, perbuatan semacam ini berdosa besar dan tidak manusiawi, sama seperti mau bunuh anak," kata Hidayat.

Kehidupan Hidayat sangatlah inspiratif. Tinggal di rumah orang tua angkat Arsani, Hidayat kecil ternyata sudah menjadi pekerja keras.

Dia pernah menjadi kuli angkut air hingga buruh kebun di kampung-kampung.

"Dulu hidup setengah mati, jadi kuli batu, tukang aspal, tukang gali sumur, keliling jual air. Jualan air dari Gabek ke Bukit Intan pakai pikul," kata Hidayat.

Meranjak dewasa Hidayat sempat bekerja di beberapa perusahaan, mulai dari gudang sembako, showroom kendaraan, kontraktor dan jasa pelayaran.

Tak hanya itu bisnis hiburan dan pelabuhan juga ia geluti. "Semua sudah dicoba, sekarang sudah semuanya, tinggal kepada Allah kita mohon dan meminta," kata dia.

Hidayat Arsani lahir di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, 21 Agustus 1963. Dikutip dari id.wikipedia.org, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang menjabat sejak 12 Mei 2014 merupakan pengusaha pribumi keturunan yang memiliki banyak bidang usaha di bawah bendera Arsani group.

"Dulu ketika sibuk binsis jarang di Bangka. Alhamdulilah ketika jadi wakil gubernur, ketemu semua kawan-kawan susah dulu. Waktu masih jualan air, buruh kebun," katanya beberapa waktu lalu.

Usahanya bergerak di bidang pertambangan, perhotelan perkebunan,media,kelapa sawit, industry kesehatan, jasa keuangan, real estate.perkapalan dan investment hampir semua bisnisnya di rintis dari nol di bumi Babel.

Nama Hidayat Arsani tak asing terdengar karena merupakan sosok pengusaha yang peduli terhadap daerah dan masyarakat oleh karena itu tak heran ia mendapatkan penghargaan Maha Karya Pembangunan dari provinsi Bangka Belitung pada tahun 2012 oleh Gubenur Babel Ir.Eko Maulana Ali karena kontribusinya terhadap daerah Babel.

"Ketika saya jadi pejabat, saya nggak mungkin korupsi. Karena saya sudah cukup, hanya beribadah saja," kata Hidayat.

Ia juga memiliki misi ekonomi bagi masyarakat Bangka Belitung. Hidayat bakal maju sebagai kandidat Gubernur selanjutnya.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved