Belum Naik tapi Harga Rokok di Indonesia Jauh Lebih Mahal Bandingkan dengan Negara-negara Ini

Kenaikan harga cukai rokok akan membuat industri rokok terpukul hingga berujung pada pemutusan hubungan kerja karyawan perusahaan rokok.

Belum Naik tapi Harga Rokok di Indonesia Jauh Lebih Mahal Bandingkan dengan Negara-negara Ini
Surya/Didik Mashudi
Artis Cita Citata memperlihatkan hasil lintingan rokok dirinya saat di Gudang Garam Kediri, Senin (25/7/2016). 

BANGKAPOS.COM - Rencana kenaikan harga cukai rokok di Indonesia senilai Rp 50 ribu sedang menuai kontroversi.

Pihak yang setuju menilai, kenaikan harga cukai setidaknya berpotensi menambah penerimaan negara serta menekan angka perokok.

Sedangkan, pihak yang menolak menilai, kenaikan harga cukai rokok akan membuat industri rokok terpukul hingga berujung pada pemutusan hubungan kerja karyawan perusahaan rokok.

Selain itu, imbas dari kenaikan harga akan membuat perokok jatuh miskin.

Harga rokok di Indonesia saat ini berada pada kisaran Rp 17 ribuan per bungkus.

Harga tersebut termasuk murah jika dibandingkan dengan harga rokok di negara tetangga, seperti di Singapura dan Australia.

Harga sebungkus rokok di Australia senilai rata-rata 16 dollar Amerika Serikat atau setara Rp 211 ribuan per bungkus.

Di Singapura, senilai rata-rata 9 dollar Amerika Serikat atau setara Rp 119 ribu per bungkus.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Senin (22/8/2016), membenarkan, harga jual rokok eceran per bungkus di Indonesia masih sangat murah.

Namun, ternyata masih ada tujuh negara lain yang harga rokoknya jauh lebih murah dibanding di Indonesia.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved