Remaja Putri Bisnis Celana Dalam Bekas Berhubungan Seks Laris Terjual

Celana dalam bekas itu ditawarkan secara online. Bila harganya sesuai, maka si penjual akan mengantarkannya sendiri ke pembeli.

Remaja Putri Bisnis Celana Dalam Bekas Berhubungan Seks Laris Terjual
Vemale.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Ada-ada saja yang dilakukan sejumlah remaja putri di Singapura ini.

Untuk mendapat banyak uang dengan cepat, mereka menjual celana dalam bekas, yang baru saja digunakan untuk berhubungan seks.

Celana dalam bekas itu ditawarkan secara online. Bila harganya sesuai, maka si penjual akan mengantarkannya sendiri ke pembeli.

Di media sosial, foto celana itu akan diposting bersama gambar terduga pemakainya. Salah satu remaja bernama Joyce (18), menjual celana dalam bekas seharga US $ 15 atau sekitar Rp 225.000 sepasang.

"Dijamin memuaskan fantasi gadis sekolah Anda dan masih banyak lagi," kata salah satu penjual seperti dikutip dari The New Paper, Rabu (24/8/2016).

Oleh karena cukup laris, sampai-sampai para penjual kehabisan celana bekas karena ludes dalam waktu satu minggu.

Namun, tren ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat luas. Mereka yang setuju mengatakan bila menjual celana bekas bukanlah sesuatu yang ilegal, meskipun ada unsur cabul online atau justru mengirim foto bugil.

Sedangkan menurut seorang konsultan psikiater di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Dr Brian Yeo, ini hanya masalah transaksi komersial di mana penjual menjual fantasi.

"Tidak ada yang khusus tentang hal itu dan itu terjadi di Jepang," terang Brian seperti dilansir Assian Correspondent.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved