Breaking News:

Timses Ahok Akhirnya Minta Para Politisi PDI-P Contoh Megawati

"Kawan-kawan di PDI-P yang tidak suka Ahok harusnya bisa menahan diri. Menjaga kesantunan politik yang selama ini mejadi ciri khas politik ..."

Jessi Carina
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berpose bersama para kader dari partai pendukungnya pada malam peresmian Rumah Lembang, Menteng, Kamis (25/8/2016). 

BANGAKAPOS.COM, JAKARTA -- Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama untuk Pemilihan Gubernur DKI 2017, Raja Juli Antoni, menyesalkan sikap sejumlah politisi PDI-P yang kerap menyerang Ahok.

BACA: Terungkap, Inilah 10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia

Ia meminta para kader PDI-P mencontoh kesantunan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang tak pernah menyerang pribadi siapapun.

BACA: Netizen Bersedih dan Ingatkan Raffi pada Moment Nagita Tulis Surat Padanya Lalu Menangis

"Kawan-kawan di PDI-P yang tidak suka Ahok harusnya bisa menahan diri. Menjaga kesantunan politik yang selama ini mejadi ciri khas politik Ibu Megawati," kata Toni, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (26/8/2016).

Toni mencontohkan, pernyataan Ketua DPP PDI-P Andreas Hugo Pareira yang menyebut Ahok harus menjadi calon wakil gubernur jika ingin diusung PDI-P.

BACA: Banyolan MUKIDI Ini Bikin 'Ngekek' Heboh di Dunia Maya

"Pernyataan Ahok jadi cawagub bukan cagub itu merendahkan Ahok dan parpol-parpol pengusung Ahok. Kalau tidak suka tidak perlu merendahkan," kata Toni.

Selain tidak santun, ia menilai, pernyataan Andreas tersebut tak mewakili sikap PDI-P.

Sebab, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto sebelumnya sudah menyebut bahwa opsi pertama partainya adalah mengusung Ahok bersama pasangannya saat ini, Djarot Saiful Hidayat.

Halaman
12
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved