Tunjangan Sertifikasi Guru di Basel Tidak Dipotong

Pemkab Bangka Selatan memastikan tidak ada pemotongan tunjangan guru bersertifikasi di Bangka Selatan

Tunjangan Sertifikasi Guru di Basel Tidak Dipotong
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala DPPKAD Bangka Selatan, Erwandi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pemkab Bangka Selatan memastikan tidak ada pemotongan tunjangan guru bersertifikasi di Bangka Selatan.

Penegasan itu disampaikan Kepala DPPKAD Bangka Selatan Erwandi kepada Bangkapos.com, Minggu (28/8/2016).

Erwandi menjelaskan, walaupun Pemerintah Pusat melakukan penundaan penyaluran dana tunjangan profesi guru, Pemkab Basel telah memiliki dana silva tahun sebelumnya untuk membayar tunjangan sertifikasi guru.

Untuk itu Erwandi meminta guru yang ada di Basel tidak perlu khawatir mengenai pemberitaan adanya pemotongan tunjangan guru. 

"Kita kena pemangkasan tunjangan profesi guru yang telah sertifikasi, tapi ini memang terjadi di seluruh Indonesia," kata Erwandi.

Pemkab akan membayar tunjangan sertifikasi guru di Basel menggunakan dana silva sebesar Rp 16 miliar. Tunjangan sertifikasi akan dibayar pada bulan Oktober nanti.

"Kita ada kelebihan setoran sisa anggarkan tahun 2015 sebesar Rp 16 miliar, dan ditambah dengan Rp 20 miliar. Tunjangan tetap dibayarkan. Untuk triwulan dua sudah dibayar, dan triwulan ketiga akan dibayarkan bulan Oktober nanti. Guru jangan khawatir, duit sudah ada, cuman dikonversi dengan kelebihan setor tahun sebelumnya," jelas Erwandi.

Seperti diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penundaan pengucuran tunjangan profesi guru dilakukan setelah Kemenkeu melakukan penelusuran anggaran atas dana transfer ke daerah tahun anggaran 2016.

Saat ini pemerintah sedang melakukan penghematan besar-besaran untuk mencegah melebarnya defisit dana anggaran APBN-P 2016.

Penulis: Riki Pratama
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved