Awal September Dispernak Bangka Akan Turun Cek Hewan Kurban

Paling lambat awal September ini sudah dilakukan pengecekan kesehatan hewan kurban. Sapi maupun kambing yang sudah dicek

Awal September Dispernak Bangka Akan Turun Cek Hewan Kurban
(nurhayati/bangkapos.com)
Tim Dispernak Kabupaten Bangka yang sedang memeriksa organ dalam hewan kurban di Hutan Wisata Sungailiat Kamis (24/9/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Bangka akan turun ke lapangan untuk mengecek sentra-sentea penjualan kambing dan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 2016 ini.

Paling lambat awal September ini sudah dilakukan pengecekan kesehatan hewan kurban. Sapi maupun kambing yang sudah dicek akan diberikan surat keterangan legalitas resmi dari dispernak.

"Kita belum melakukan itu nanti kita jadwalkan. Ini sudah akhir bulan awal bulan ini kita sudah mulai lakukan pengecekan itu sampai pemotongan nanti di masjid-masjid," ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman, Selasa (30/8/2016) di Gedung Wanita Sungailiat.

Ia mengimbau warga membeli hewan kurban yang sudah dilabeli oleh dispernak karena sudah dicek kesehatannya oleh petugas dispernak.

Dia mengatakan, jika belum ada pengecekan tidak tahu hewan kurban tersebut menderita sakit atau tidak. "Pembeli harus teliti melihat kesehatan hewan kurban," imbau Kemas.

Sejauh ini diakuinya belum ada laporan hewan kurban yang terserang antrax maupun penyakit kuku, mata, mulut atau grazi cow (sapi gila).

"Kalau sekarang belum ada laporan masalah yang terindikasi penyakit termasuk dikarantina belum ada hewan yang masuk terindikasi penyakit akan kita tindaklanjuti," kata Kemas.

Untuk hewan kurban seperti kambing dan sapi yang dipelihara lokal oleh peternak di Kabupaten Bangka menurutnya lebih terjamin karena ada pemeriksaan rutin oleh petugas dispernak baik dari segi pengawasan, pembinaan hingga produksinya.

"Kalau itu kontiyu kewajiban kami dan itu pelayanan kita gratis untuk pelayanan kesehatan hewan," terang Kemas.

Sedangkan berapa jumlah pasokan hewan kurban ke Kabupaten Bangka pihaknya belum mendapat laporan. Dia akan melihat datanya namun diperkirakan menurun karena faktor ekonomi.

"Kayaknya stabil atau malah mungkin turun ya karena ekonomi, tapi saya indikasikan tidak akan meningkat, stabil atau turun," prediksi Kemas.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved