Toni Purnama Gemetaran Ditanya Hakim

Toni Purnama, mantan anggota panitia khusus (pansus) PDAM Pangkalpinang di DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) hadir menjadi saksi

Toni Purnama Gemetaran Ditanya Hakim
Net
Toni Purnama

Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Toni Purnama, mantan anggota panitia khusus (pansus) PDAM Pangkalpinang di DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) hadir menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi PDAM Kota Pangkalpinang yang digelar, Selasa (30/8/2016) siang tadi di gedung Pengadilan Negeri (Tipikor) Pangkalpinang.

Pertanyaan hakim yang dilontarkan oleh hakim seputar perkara tersebut, dijawab Toni dengan lancar.

Namun di penghujung sidang hendak ditutup, tiba-tiba seorang majelis hakim, Medi Sjahrial Alamsyah SH MH sempat melontarkan pertanyaan seputar fungsi anggota dewan yang tergabung dalam pansus tersebut (Pansus PDAM Kota Pangkalpinang).

Ketika mendengar pertanyaan hakim itu, Toni tampak berusaha memberikan penjelasan di hadapan majelis. Tapi jawaban tersebut tidak ada hubungannya dengan pertanyaan hakim.

Dan akibatnya, hakim Medi pun mengingatkan Toni dengan nada cukup keras. Sesaat Toni pun terdiam.

Beberapa kali Toni mengucapkan permohonan maafnya di hadapan majelis hakim saat ia bersaksi di persidangan siang tadi.

"Saya mohon maaf yang mulia sebab baru kali pertama saya masuk ruang sidang di gedung pengadilan negeri ini. Sekali lagi saya mohon maaf yang mulia," kata Toni di hadapan majelis hakim.

Selanjutnya sidang dengan meminta keterangan saksi terkait perkara kasus PDAM Pangkalpinang siang itu pun langsung ditutup oleh ketua majelis hakim, Wuryanta SH MH.

Sementara Toni Purnama ketika ditemui bangkapos.com usai sidang di gedung Pengadilan Negeri (Tipikor) Pangkalpinang justru ia tak menampik jika dirinya merasa panik dan cemas ketika menjadi saksi sekaligus memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

"Kaki saya gemetar ketika ditanya hakim. Maklumlah saya sendiri kan belum pernah jadi saksi dalam sidang apapun di pengadilan ini," kata Toni kepada bangkapos.com.

Toni mengaku pula jika dirinya sengaja sejak pagi sudah mendatangi gedung Pengadilan Negeri ((Tipikor) Pangkalpinang meski dirinya sesungguhnya masih ada kegiatan dinas di luar daerah Bangka.

"Saya tadi pagi baru saja tiba di Bangka usai dari Jakarta kebetulan ada kegiatan kunker (kunjungan kerja--red), tapi berhubung ada panggilan jadi saksi dalam sidang kasus PDAM ini jadi saya harus memenuhi panggilan itu karena saya menghormati hukum," jelasnya. (rap)

Penulis: ryan augusta
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved