Sabtu, 11 April 2026

Gempa Parittiga Bangka Barat

Pusat Gempa di Laut Bangka Barat Berkekuatan 4,0 SR

Kekuatan gempa 4,0SR, berlangsung tidak lama hanya beberapa detik. Belum diketahui apa penyebab gempa tersebut.

Bangka Pos
Gempa Parittiga Bangka Barat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM, BANGKA --- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geoffisika (BMKG) Pangkalpinang mencatat kekuatan gempa yang terjadi di kawasan Paritiga Bangka Barat berkekuatan 4,0 Skala Richter.

Demikian disampaikan Kepala BMKG Pangkalpinang, Nurul Huda ketika menghubungi bangkapos.com, Selasa (30/8/2016) malam.

“Pusat gempa di laut 42 Km Tmur Laut Bangka Barat kedalaman 10 KM pada 1.47 LS dan 105,6 BT. Kekuatannya 4,0 SR,” kata Nurul Huda.

Kekuatan gempa 4,0SR, terjadi pada Pukul 21.29 Wib berlangsung tidak lama hanya beberapa detik. Belum diketahui apa penyebab gempa tersebut.

Kawasan Parittiga Kecamatan Bangka Barat diguncang gempa, Selasa (30/9) malam. Warga panik keluar rumah ketakutan.

Informasi yang diterima Bangka Pos, gempa terjadi sekitar Pukul 21.30 - 21-45 Wib. Getaran terasa di dalam rumah.

"Goyangannya terasa. Sekitar 3 detik sampai 10 detik," kata Rafik, warga setempat ketika dikonfirmasi.

Rafik mengatakan warga keluar rumah karena kejadian tersebut. "Warga keluar rumah, karena kaget," katanya.
Warga lainnya Nurul mengatakan dirinya terkejut ketika rumahnya bergetar. "Tadi lagi di kamar, goyangnya terasa meski sebentar. Lantai ubin bergerak," katanya. Hingga Pukul 23.00 Wib, warga masih terjaga karena takut ada gempa susulan.

Sementara itu Warga Dusun Gudang Papan, Rudi Fitriyanto menyebutkan hal sama. "Iya, ada gempa. Sekarang kami lagi pada di luar, lagi pada bicara apa yang barusan kami alami," kata Rudi.

Menurut dia getaran gempa mendadak dirasakan warga disekitar Parittiga dan Jebus Kabupaten Bangka Barat Selasa (30/8) sekitar pukul 21.40 WIB.

Warga di Perumnas, Gudang Papan Desa Sekarbiru Kecamatan Parittiga, merasakan gempa tersebut.

Warga menyebutkan, getaran gempa itu cukup terasa. "Lampu goyang, HP di atas meja juga bergerak (bukan karena vibrate), di lantai juga mbegenggerr (bergetar) dinding rumah juga getar, ini sekarang warga di Perumnas langsung pada keluar rumah. Gempa yang kami rasakan ada sekali," kata Andri.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved