Dokter Puskesmas Bantah Dituding Sebabkan Banyak Obat di Basel jadi Kedaluarsa

"Kita membantah bahwa dan menanggapi tudingan dari kepala dinas kesehatan yang menyebutkan dokter di puskesmas salah satu penyebab

Dokter Puskesmas Bantah Dituding Sebabkan Banyak Obat di Basel jadi Kedaluarsa
Bangkapos/Riki Pratama
dr Rudi Hartono,Dokter Puskesmas di Bangka Selatan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dokter Puskesmas di Bangka Selatan dr Rudi Hartono membantah dugaan kepala dinkes Basel yang menuduh bahwa pihak dokter Puskesmes lah yang menyebabkan banyak obat kedaluarsa berada pada Puskesmas.

"Kita membantah bahwa dan menanggapi tudingan dari kepala dinas kesehatan yang menyebutkan dokter di puskesmas salah satu penyebab banyak obat expired,"kata dr Rudi saat jumpa pers kepada bangkapos.com, Kamis (1/9/2016)

Rudi mewakil dokter Puskesmas di Bangka Selatan juga membantah mengenai dokter puskesmas yang memberikan resep untuk mengambil obat ke luar puskesmas.

"Selama ini tidak pernah menggunakan obat dari luar, kami menggunakan stok obat yang ada di puskesmas kita berikan obat seadanya, misalnya obat gg kita berikan ctm, ya kami gunakan seadanya, tidak pernah memberikan resep,"ucapnya

Diberitakan sebelumnya Obat kedaluarsa dengan total anggaran dari dana APBD Basel Rp 1,4 milyar belum di musnahkan oleh pihak Dinkes Bangka Selatan, obat yang kedaluarsa tersebut merupakan obat dari tahun 2011 hingga 2015 dengan berbagai jenis obat dari bentuk cairan, anti biotik dan obat program dari pemerintah seperti obat filariasi, berasal dari sembilan Puskesmas di Basel

Kepala Dinkes Basel Akhmad Sobirin mengklaim bahwa banyak obat expired disebabkan karena oknum dokter di puskesmas tidak banyak menggunakan obat yang telah di sediakan oleh pihak dinas, menurutnya faktor seringnya berganti dokter juga membuat banyak obat tidak terpakai.

"Dalam perencanaan ada kelebihan, ini bukan salah di perencanaan, kita banyak dokter PTT sehingga setiap tahunya sering berubah, dan biasanya resep obatnya berganti,"ucapnya.

Selengkapnya Baca Harian Cetak Bangka Pos dan Babel News

Update berita, www.bangka.tribunnews.com

Follow Twittter di @bangkapos

Kunjungi Fanpage Facebook Bangkapos, KLIK: Like/Suka

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved