Kawasan Stadion Depati Amir Jadi Ajang Tawuran, Punggung Remaja Ditikam Tembus ke Perut

Akibat salah paham yang terjadi antar sesama teman bermain, dua kelompok pemuda saling serang di kawasan Stadion Depati Amir

Kawasan Stadion Depati Amir Jadi Ajang Tawuran, Punggung Remaja Ditikam Tembus ke Perut
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Ilustrasi: Sejumlah pelajar diamankan karena tawuran 

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Akibat salah paham yang terjadi antar sesama teman bermain, dua kelompok pemuda saling serang di kawasan Stadion Depati Amir Pangkalpinang, Selasa (30/8) malam.

Akhirnya, perkelahian itu menyebabkan satu korban luka tusuk. Remaja berinisial RE (16) itu terpaksa dilarikan rekan-rekannya ke RSBT Pangkalpinang.

Kejadiannya bermula dari ketersinggungan antara rombongan korban RE (16) bersama tiga rekannya dan rombongan RZ (16) bersama enam rekannya akibat saling ejek melalui pesan singkat. Akhirnya, keputusan terakhir kedua kubu anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah ini bertemu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Saat bertemu di lokasi kejadian, ternyata bukan penyelesaian seperti niat kedua rombongan ini. Awal permasalahan antara RE dan RZ yang saling ejek ternyata menular kepada rekan-rekannya itu.

RE dan RZ pun terlibat cekcok mulut dan perkelahian. Hingga akhirnya, rekan RZ, yaitu RD (16) mengeluarkan pisaunya dan langsung menusukan ke punggung kanan bawah korban.

RE pun tidak bisa mengelak lagi setelah satu tusukan bersarang di punggungnya hingga mengenai bagian perut. Rekan-rekan korban yang tidak tahu RE tertusuk, lalu langsung melarikannya ke RSBT Pangkalpinang.

Sementara, para pelaku langsung melarikan diri usai melakukan perbuatannya. Beruntung, korban yang masih dalam keadaan sadar dapat diselamatkan. Hingga akhirnya mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis.

Akhirnya, keluarga korban pun langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Polres Pangkalpinang dan Polsek Taman Sari langsung bergerak mencari para pelaku yang terlibat.
Satuan Intelkam Polres Pangkalpinang yang dipimpin Kasatnya, Iptu Adi Putra langsung melakukan pencarian.

Berbekal informasi masyarakat, satu pelaku yang terlibat pada awal perkelahian, RZ berhasil dijemput di kediamannya.

Hingga akhirnya, pelaku lainnya, termasuk pelaku penusukan, RD menyerahkan diri ke Polres Pangkalpinang, Rabu (31/8) pagi.

"Kami sudah amankan dan data siapa saja terlibat dalam perkelahian ini. Saat ini sudah diserahkan ke Polsek Taman Sari untuk dilakukan pemeriksaan," kata Iptu Adi Putra mewakili Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru Budi Prasetyo.

Hingga saat ini, para pelaku yang masih di bawah umur tersebut masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh pihak kepolisian.

"Kami akan terus pantau anak-anak yang berkeliaran dan nongkrong di malam hari, apalagi di tempat yang rawan dan menjadi atensi kami, agar tidak terjadi lagi hal seperti ini," ujarnya. (bow)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved