Warga Ramai Bikin E-KTP, Dukcapil Buka Pelayanan di Luar Jam Dinas

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam waktu dekat ini akan membuka perekaman Kartu Tanpa Penduduk elektronik di luar jam dinas.

Warga Ramai Bikin E-KTP, Dukcapil Buka Pelayanan di Luar Jam Dinas
IST
Jemput bola Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka memberikan layanan perekaman E-KTP mobile yang dilaksanakan Petugas Dukcapil Kabupaten Bangka ke desa-desa di Kabupaten Bangka.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam waktu dekat ini akan membuka perekaman Kartu Tanpa Penduduk elektronik (E-KTP) di luar jam dinas.

"Kita upayakan makanya kami akan melakukan pelayanan di luar jam dinas. Kita minta izin dengan bupati dari jam 14.00 hingga 16.00 WIB atau dilanjutkan hingga malam hari sampai tanggal 30 September. Kita membutuhkan satu minggu untuk menyiapkan tempat dan peralatan ke depan. Mudah-mudahan bisa dijalankan," harap Kepala Dukcapil Kabupaten Bangka Rahmat Gunawan, Jumat (2/9/2016) di Kantor Bupati Bangka.

Sekarang ini diakuinya pelayanan perekaman data E-KTP masih reguler baru awal September ini dilakukan peningkatan pelayanan. Sejauh ini ia menilai tidak ada kendala.

Selain itu dukcapil sejak dua tahun lalu sudah jemput bola dengan melakukan perekaman mobile pro aktif KTP elektronik. Pihaknya sudah turun ke desa dan kelurahan yang meminta agar ada perekaman E-KTP mobile.

"Kemarin silahkan dicek di kami ke Lumut, staf dan rombongan untuk melakukan perekaman sesuai dengan jadwal perekaman di daerah," kata Rahmat.

Pihaknya mengutamakan warga usia dewasa yang sudah wajib E-KTP untuk dilakukan perekaman pendataan.

Namun ia tak memungkiri saat ini pembuatan E-KTP membludak tetapi tidak seramai di daerah-daerah lain.

"Yang penting masyarakat datang kesini, kami pun semangat juga untuk melayani. Pernah tahun-tahun kemarin kita melakukan perekaman di desa yang datang hanya sekian orang, bukan baru tahun ini kami jemput bola tapi terkadang saat itu, masyarakat kurang minat. Sekarang momen ini kita manfaatkan sebaik mungkin mumpung masyarakat berminat melakukan perekaman," jelas Rahmat.

Menurutnya bagi warga yang tidak memiliki E-KTP tidak bisa melakukan pelayanan administratif seperti bayar pajak, perbankan, BPJS, imigrasi, dan pelayanan publik lainnya yang sudah menggunakan E-KTP. Dengan demikian warga itu sendiri yang ruginya jika tidak memiliki KTP elektronik.

"Yang belum melakukan perekaman belum punya KTP el, syarat untuk punya KTP el harus merekam," kata Rahmat.

Sedangkan untuk warga yang sudah selesai melakukan perekaman E-KTP, ia usahakan segera untuk jadi kartu penduduknya. Sementara untuk blangko masih menunggu droping dari pemerintah pusat.

"Sekarang masih tersedia, berapa minggu yang lalu Pak Agus mengambil 2000 blangko, nanti ada staf kami lagi yang ngambil tapi masalahnya bukan itu yang penting harus merekam dulu. KTP el ini gampang kalau sudah merekam NIK-nya sudah ada diserver bisa dimanfaatkan pelayanan publik dimana pun," jelas Rahmat.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved