Jumlah Pengguna Line di Indonesia Pepet Facebook

Pengguna Line di Indonesia meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Hal itu disampaikan Managing Director Line Indonesia...

Jumlah Pengguna Line di Indonesia Pepet Facebook
Deliusno/KOMPAS.com
Logo Line di acara Line Conference 2016 di Tokyo. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pengguna Line di Indonesia meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Hal itu disampaikan Managing Director Line Indonesia, Ongki Kurniawan, Jumat (2/9/2016), dalam acara jumpa media di Cafe Crematology, Jakarta.

BACA: Sadis, Geng Motor Bunuh Anak Polisi Pacarnya Pun Diperkosa

"Sejak 2014 peningkatan pengguna mencapai 200 persen," kata dia.

Saat ini, tak kurang dari 90 juta netizen Indonesia merupakan pengguna layanan chatting asal Jepang tersebut. Sebanyak 80 persen di antaranya (72 juta) merupakan pengguna aktif bulanan alias Monthly Active Users (MAU).

BACA: Beginilah Kondisi 10 Negara Terkecil di Dunia

Angka tersebut sudah mepet dengan MAU Facebook Indonesia yang diklaim mencapai 88 juta orang per Juni 2016. Sementara itu, Instagram yang tak kalah populer cuma meraup 22 juta MAU di bulan yang sama.

Peningkatan tajam jumlah pengguna Line, dikatakan Ongki, tak lepas dari upaya layanan bernuansa hijau tersebut untuk mendekatkan jarak dengan penggunanya, alias "Closing the Distance".

BACA:  Kuasa Hukum Sebut 'Teh Reza adalah Korban, Bukan Penjahat Pelaku Tindak Pidana'

Bukan cuma memediasi agar masyarakat dekat satu sama lain, melainkan juga membawa mereka lebih dekat dengan informasi, produk, dan kesempatan.

Hal itu tampak pada beberapa layanan turunan Line, mulai dari Line Official Account, Line Business Connect, Line Shopping, Line@, Line Webtoon, Line Creators Market, Line Games, dan Line Today.

Dominasi millenials
Ongki mengatakan target Line per 2019 nanti adalah menjadi platform komunikasi dominan untuk generasi muda di Indonesia, atau kerap diistilahkan millenials. Pasalnya, generasi muda meraup 40 persen dari total populasi Indonesia yang berkisar 250 jutaan.

Saat ini pun demografi pengguna Line di Tanah Air sudah didominasi millenials. Sebanyak 41 persen pengguna berumur 18 hingga 22 tahun, 21 persen berumur 23 hingga 32 tahun, 18 persen berumur di bawah 17 tahun, 8 persen berumur 33 hingga 43 tahun, dan cuma 3 persen yang di atas 43 tahun.

Komponen perempuan pada pengguna Line masih memimpin tipis, yakni 55 persen. Kaum lelaki meraup sisanya sebesar 45 persen.

"Kami ingin 40 persen populasi Indonesia yang merupakan millenials semuanya pakai Line pada 2019," Ongki menuturkan.

Penulis : Fatimah Kartini Bohang

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved