KIP Dilarang Masuk ke Pantai Tuing

Untuk Tuing dan Bedukang, masyarakat, pemkab dan nelayan semua kompak menolak KIP dan TI apung.

ist
Pantai Tuing 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka menegaskan sepanjang Pantai Tuing yang dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus pariwisata tidak boleh ada kapal isap produksi (KIP). Dia melarang KIP beroperasi di kawasan tersebut.

"Kita minta pak gubernur dan Pemkab Bangka bersama Menpar RI sepakat hal ini. Tentu kita dan pemprov harus konsisten untuk hal ini kalau ingin Bangka maju karena tidak ada pilihan lain sesudah pertanian harus pariwisata," tegas Tarmizi kepada bangkapos.com, Minggu (4/9/2016) melalui whatsapp.

Untuk itu lanjutnya Pemkab Bangka akan mencabut rekomendasi terdahulu dan minta Gubernur Babel untuk mencabut izin operasional KIP di KEK pariwisata Pantai Tuing.

"Kawasan ekonomi pariwisata diharamkan ada KIP termasuk izin yang dikeluarkan kdh terdahulu harus dibatalkan. Juga dilarang untuk TI apapun," tegas Tarmizi.

Untuk itu menurutnya akan dilakukan patroli rutin dengan melibatkan masyarakat, para nelayan dan semua stake holder.

"Era KIP sudah tidak boleh di KEP (Kawasan Ekonomi Pariwisata). Kita harus konsisten dan tidak boleh hanya wacana. Saya juga sudah capek tentang hal ini. Program kita kurang lancar kebun singkong rakyat ini salah satunya karena lahan sudah bekas tambang jadi masyarakat sulit punya lahan mereka mengeluh tiap hari ke saya. Inilah kata pepatah orang tua dulu pikir dahulu pendapatan sesal kemudian tak berguna. Nasi sudah jadi bubur," sesal Tarmizi.

Oleh karena itu ia minta untuk Tuing dan Bedukang, masyarakat, pemkab dan nelayan semua kompak menolak KIP dan TI apung.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved