Juru Sembelih Hewan Kurban Dilatih Teknik Merobohkan Sapi Namun Ini yang Terjadi

Para juru sembelih hewan kurban perwakilan masjid di kota Tanjungpandan, Belitung dilatih teknik merobohkan hewan kurban

Laporan Pos Belitung, Yudistira Gatra Praja

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Para juru sembelih hewan kurban perwakilan masjid di kota Tanjungpandan, Belitung dilatih teknik merobohkan hewan kurban secara baik dan benar.

Pelatihan dipraktekan langsung petugas penyembelihan hewan perwakilan dari PBBPKH Cinagara Bogor, M. Bayu Aji dan dokter hewan MUI pusat, Sugeng Dwi Hastono di sekitar kandang ternak sapi dan kambing milik juragan Hisam (Syam), di jalan Mawar, Kelurahan Pangkallalang, Selasa (6/9/2016) sore.

"Jadi ini intinya sebelum kita ke pelaksanaan penyemblihan kurban. Bahwasannya kurban itu ada empat pilar yang dipatuhi, pertama kesehatan hewan, kedua kesejahteraan hewan, ketiga kehalalan penyembelihan dan keempat adalah kesehatan masyarakat vetriner. Nah kesehatan itu adalah dilakukan oleh dokter hewan atau petugas dibawah pengawasan dokter hewan untuk memeriksa kondisi kesehatan hewan sebelum disembelih. Ini nama ilmiahnya adalah pemeriksaan antomortem," jelas Dokter hewan MUI pusat, Sugeng Dwi Hastono, kepada posbelitung.com.

Terlihat pada saat seiring melakukan teknik penjatuhan sapi tersebut sempat ada perlawanan. Namun sapi yang terlihat stres itu akhirnya masih bisa dirobohkan kembali.

Ia mengatakan, tujuannya pelaksanaan ini juga untuk memastikan hewan-hewan yang akan dijadikan hewan kurban dalam kondisi sehat, tidak mengandung atau membawa penyakit yang menular kepada manusia.

Selain itu, tujuan ini memberitahukan kepada para peserta untuk membenarkan cara penyembelihan yang halal. Agar menjadi terbiasa, secara Islam maupun kesejahteraan hewan.

Penulis: Yudistira Gatra
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved