Anak yang Humoris Terbukti Lebih Tangguh dan Tak Mudah Stres

Selera humor sebenarnya dapat diasah sejak usia dini. Dalam beberapa penelitian, seseorang yang lebih banyak tertawa akan lebih sehat.

Anak yang Humoris Terbukti Lebih Tangguh dan Tak Mudah Stres
ISTOCK
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Terkadang balita menunjukkan polah yang spontan atau kata-kata lucu, sehingga membuat kita tak sanggup menahan tawa.

Di usia SD, sebagian anak bahkan terampil melontarkan tebak-tebakan yang jawabannya ternyata di luar dugaan.

Hal-hal yang lucu atau humor ternyata memberi dampak positif yang demikian besar.

Menurut Regina Naisa Pohan, M.Psi., Psikolog, ada beberapa teori yang menjelaskan peran dari humor terhadap diri kita.

Salah satunya, Allan Reiss, MD., seorang profesor psychiatry and behavioral sciences di Stanford University School of Medicine, yang mengatakan bahwa humor merupakan komponen penting dalam kesehatan secara medis maupun secara emosional, memelihara hubungan, mengembangkan fungsi kognitif.

Ada beragam dampak positif dari humor yang bisa dipetik oleh anak-anak.

Di antaranya adalah humor dapat memberikan pengaruh positif dalam perkembangan emosi, sosial, dan kesehatan.

Berkembangnya selera humor pada anak akan membantu mereka untuk melihat dari berbagai perspektif, berperilaku spontan, menerima perbedaan pemikiran dan mempunyai cara berpikir yang berbeda, mampu menjalani berbagai aspek kehidupan, serta tidak membawa diri mereka ke hal yang terlalu serius.

Anak-anak dengan selera humor yang berkembang dengan baik akan lebih bahagia dan optimis, mempunyai self-esteem yang tinggi, dan mampu menerima perbedaan dengan baik.

“Jadi, humor sebagai komponen emosi positif. Bagi anak-anak selera humor yang kuat dapat membantu mereka untuk lebih tangguh (resilient),” papar Regina.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved