Penyandera Mantan Petinggi Exxon Mobil Minta Polisi Lindungi Istrinya

AJS masih tertutup kepada petugas mengenai motif perampokan dan penyanderan yang dilakukan selama berjam-jam tersebut.

Penyandera Mantan Petinggi Exxon Mobil Minta Polisi Lindungi Istrinya
KOMPAS.COM/AKHDI MARTIN PRATAMA
Pelaku perampokan dan penyanderaan di sebuah rumah di Jalan Bukit Hijau 7, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016), berhasil dilumpuhkan polisi dan digiring ke luar rumah. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Polisi meyakini banyak hal yang disembunyikan oleh tersangka AJS, pelaku perampokan dan penyanderaan mantan vice presiden Exxon Mobile, Asep Sulaiman, Sabtu pekan lalu.

Hingga pemeriksaan yang dilakukan hari ini, AJS masih tertutup kepada petugas mengenai motif perampokan dan penyanderan yang dilakukan selama berjam-jam tersebut.

‎"AJS ini ada sesuatu yg disembunyikan. Dia enggak mau terus terang apa yang terjadi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, Selasa (6/9/2016).

Indikasi adanya fakta yang ditutupi dan menjadi kecurigaan penyidik adalah, permintaan AJS kepada petugas untuk melindungi istrinya.

Namun AJS belum memberikan penjelasan perihal alasan permintaan tersebut.

"Sampai minta jaga keselamatan istrinya, itu pasti ada yang disembunyikan," katanya.

Oleh karenanya penyidik Polda Metro Jaya, menurut Awi, akan segera memanggil istri tersangka AJS.

Penyidik akan meminta keterangan dari istri tersangka mengenai hubungan antara pelaku dan korban.

‎"Rencananya akan di datangkan untuk kesaksian," pungkas Awi.

Untuk diketahui dua perampok menyatroni rumah mantan vice presiden Exon Mobile, Asep Sulaiman, di jalan Bukit Hijau IX, nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu lalu.

Selama ber jam-jam lamanya dari pagi hingga siang dua perampok berinisial AJS dan S, mengintimidasi dan menganiaya penghuni rumah.

Aksi pelaku baru diketahui setelah pembantu rumah tersebut melarikan diri dengan meloncati dinding pagar.

Pembantu kemudian memberitahukan adanya penyanderaan kepada satuan keamanan perumahan sebelum kemudian disampaikan kepada polisi. ‎

Setelah menerjukan tim Jatanras dan Brimob Polda Metro Jaya, dua pelaku akhirnya berhasil dibekuk sekitar pukul 14.00 WIB.

Kini keduanya menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved