Breaking News:

Pulang Apel dari Rumah Pacar, Andi Terkapar Dibacok Gerombolan Pria Bertopeng

Seorang pria yang berboncengan memepet motornya dan membacok Andi sebanyak dua kali.

Editor: Hendra
Bangkapos/Riki Pratama
Andi (21) warga Desa Bikang yang menjadi korban pembacokan, di jalan raya Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, pada (8/9/2016) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Andi (21), warga Desa Bikang, Toboali, Bangka Selatan tak menyangka bakal menjadi korban pembacokan orang yang tidak dikenal, Rabu (7/9) jelang tengah malam.

Kejadian berdarah itu berlangsung di Jalan Raya Desa Gadung, Kecamatan Toboali saat Andi berboncengan sepeda motor bersama pacarnya Meli (19).

Saat itu, dia mengantar pulang Meli ke Parit Delapan, Kelurahan Toboali Kota. Namun tiba di dekat SD Desa Gadung, dia dibacok orang tak dikenal dari arah belakang.

Seorang pria yang berboncengan memepet motornya dan membacok Andi sebanyak dua kali.

Sontak dengan sabetan benda tajam yang mendarat di bahu dan kepala sisi kiri, membuat korban luka parah. Namun sabetan samurai itu, tak membuat Andi tersungkur.

Dia masih sadar dan bisa mengendarai motornya hingga masuk ke halaman rumah warga.

"Saat itu saya langsung membelokkan kendaraan ke rumah saudaranya pacar saya. Saya langsung rebahkan motor. Yang membacok lalu kabur, saya di situ sempat pingsan, lalu dibawa ke rumah sakit," kata Andi, Kamis (8/9) di ruang perawatan RSUD Basel.

Andi mengaku tidak mengenali pelaku yang membacoknya. Dia juga merasa tidak punya musuh dengan orang lain.

"Saya tidak kenal, mereka ada tiga motor. Motor King, Xeon, Scoopy, satu motor orang dua, yang membacok saya pakai motor King hitam menggunakan penutup muka sambil memegang samurai," ujarnya.

Dia menyebutkan, saat melewati kios bensin Desa Gadung, seorang temannya dari belakang melihat seseorang menunggunya.

Melihat itu, teman Andi tersebut memberitahunya soal orang yang membuntutinya tersebut.

"Mulai dikejar dari kios bensin, teman saya yang ikut di belakang sempat menyebutkan ada yang mengejar. Katanya cepat sedikit, mereka bawa parang satunya bawa samurai," ungkapnya.

Andi telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Basel.

Sementara Wakapolres Bangka Selatan Kompol Bim Rekoaji membenarkan pembacokan yang menimpa Andi.

Menurutnya saat ini pihak polisi masih melakukan perburuan dan penyelidikan terhadap pelaku penganiayaan.

"Iya kami membenarkan dan menerima laporan mengenai penganiayaan itu, kita akan melakukan pengejaran pelaku," katanya di Polres Basel. (N4)

Sumber: babel news
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved