Adik Mario Teguh Bantah Ibu Ario Kiswinar Menikah Lagi dan Hidup Makmur Setelah Bercerai
Kumara membeberkan kalau Aryani masih sendiri sampai saat ini. Aryani belum pernah menikah dengan lelaki manapun
BANGKAPOS.COM--Selain mengakui bahwa Ario Kiswinar Teguh bukan anaknya, Mario Teguh dalam wawancara eksklusifnya juga mengatakan beberapa hal lain.
Salah satunya adalah tentang status pernikahan Aryani Soenarto, mantan istrinya.
Menurutnya, penyebab perceraian mereka adalah perselingkuhan istrinya.
Mario menganggap mantan istrinya itu sudah 'berbagi ranjang' dengan pria lain.
Bahkan menurut Mario, setelah bercerai dengannya, Aryani menikah lagi dan hidup makmur bersama suami barunya.
Sementara itu, dirinya yang kemudian juga menikah lagi dengan Linna memulai kehidupan yang amat sederhana bersama.
"Jadi gini, Ibu Aryani menikah lagi. Yang saya dengar, hidupnya makmur. Saya dengan Ibu Lina tinggal di garasi," tutur Mario Teguh.
"Sambil menyaksikan, saya melihat mereka makmur. (Saya dibilang) menelantarkan ekonomi (itu) tidak mungkin. Ibu Ariyani pejabat di Oil Company. Mobilnya (dari) Eropa. Kiswinar, kalau jalan-jalan sama temannya, pakai mobilnya (Ariyani). Alhamdulillah," tambahnya.
Namun hal itu buru-buru ditampik oleh adik kandungnya, Permata Kumara alias Kum kum.
Dilansir dari akun YouTube PROKAL.com (Portal Kalimantan), Kumara membeberkan kalau Aryani masih sendiri sampai saat ini.
Aryani belum pernah menikah dengan lelaki manapun setelah bercerai dengan kakaknya.
"Sampai sekrang Aryani masih sendiri, tetap sendiri," ujarnya.
Kumara pun pernah menanyakan alasannya kepada Aryani.
"Dia jawab, katanya 'aku ndak bisa melupakan mas mu'," kata Kumara.
Menurut Kumara, sejak zaman SMA, Mario Teguh dan Aryani dikenal sebagai pasangan romantis.
"Waktu kakak saya ke AS, Bu Aryani tetap setia menunggunya, bahkan ia sangat dekat dengan keluarga kami, dia yang sering datang ke rumah," jelasnya.
Tak hanya itu, pernyataan Mario Teguh yang selama ini ingin menjalin komunikasi dengan keluarganya pun menurutnya tak benar.
"Saya senang sekali jika Mario Teguh mencari saya, tapi selama ini justru kami-lah yang mencari beliau," ujarnya.
"Nomor yang terakhir kali diberikan kepada kami justru dipegang oleh Bu Linna, dan setiap saya mau telepon, jawabannya sama,"
"Maaf ya kum, Pak Mario lagi tidur, Maaf ya kum, Pak Mario lagi sibuk, Pak Mario lagi siaran," kenang Kumara.
Sampai saat ini, komunikasi mereka terputus selama 8 tahun lamanya.(*)