Breaking News:

Ketemu Mantan Pacar yang Sudah Bersuami, Aming Tewas Dihakimi Warga

Rizky suami mantan pacar Aming, tidak terima dengan tindakan korban yang datang menemui istrinya.

Editor: Hendra
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi

BANGKAPOS.COM, GUNUNGSINDUR - Seorang pemuda bernama Aming (20) tewas setelah dikeroyok sejumlah pemuda di Kampung Pabuaran, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Aksi pengeroyokan terjadi di rumah kontrakan Aming, Jumat (9/9/2016) sekitar pukul 17.30 WIB.

Informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, aksi pengeroyoan yang menewaskan Aming diduga dipicu kejadian beberapa hari sebelumnya.

Diketahui, Aming sempat mendatangi mantan pacarnya yang sudah menikah dengan pria lain.

Tujuan korban datang menemui mantan pacarnya untuk meminta nomor ponsel.

Namun, rupanya kedatangan Aming ke rumah mantan pacarnya membuat beberapa pemuda setempat kesal.

Rizky suami mantan pacar Aming, tidak terima dengan tindakan korban yang datang menemui istrinya.

Pria itu lalu mencari korban dan terlibat keributan di rumah kontrakan Aming.

Rizky yang tak kuat menahan emosi, lalu memukul korban.

"Korban tak terima dipukul, sore kemarin melakukan pembalasan secara membabi buta kepada warga setempat yang ditemui. Aksi nekat Aming yang mempersenjatai diri dengan senjata tajam. golok ini mengakibatkan empat warga luka bacok," kata Kapolsek Gunungsindur, Kompol Agus Suyandi.

Empat warga yang menderita luka bacok masing-masing, Rizky luka bacok di bahu kiri dan kaki kiri, H Jaro Arwani, Ahyani dan Sopian.

Melihat Aming menyerang warga dengan senjata tajam, warga marah.

"Warga setempat tidak terima dan langsung mengeroyok Aming hingga tewas," katanya.

Polisi yang tiba di lokasi lalu membawa korban luka ke RS Hermina Tangerang.

Sementara jenazah Aming dibawa ke ke RS Polri Sukanto Kramat Jati Jakarta untuk keperluan outopsi.(*)

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved