Sebelum Terjun dari Menara Masjid Setinggi 54 Meter Sahrulah Sempat Ikut Salat Id

Diduga Sahrulah bunuh diri akibat depresi berat karena dipecat dan dikeluarkan dari PT Newmont Nusa Tenggara.

Sebelum Terjun dari Menara Masjid Setinggi 54 Meter Sahrulah Sempat Ikut Salat Id
kabarsumbawa.com
Foto yang menunjukkan seorang pria melompat dari menara utara Masjid Agung Darussalam Taliwang Sumbawa Barat. 

BANGKAPOS.com - Pria yang nekat bunuh diri dengan terjun dari menara utara Masjid Agung Darussalam, Taliwang, Sumbawa Barat, Senin (12/9/2016), sekitar pukul 06.45 Wita, adalah mantan karyawan comrel PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang baru dipecat.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti yang dikonfirmasi RRI menyatakan, hasil identifikasi Kepolisian Polres Sumbawa Barat, korban bernama Sahrulah, warga RT 2/01 Lingkungan Bugis, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat

Diduga Sahrulah bunuh diri akibat depresi berat karena dipecat dan dikeluarkan dari PT Newmont Nusa Tenggara.

“Yang bersangkutan mengalami depresi berat akibat dipecat dan dikeluarkan dari perusahaan tempat dia bekerja,” ujar Tribudi seperti dilansir rri.co.id.

Peristiwa itu terjadi setelah korban menunaikan ibadah Salat Idul Adha 1437 Hijriyah di Lapangan Mesjid Agung Darussalam.

Korban memanjat ke puncak Menara TOA (Pengeras Suara Red) setinggi 54 meter, kemudian terjun langsung dari atas menara dan meninggal dunia di TKP.

Korban mengalami patah tulang paha kiri, luka robek di bagian muka sebesar 5 cm, luka memar di perut kiri bawah, luka di bagian pinggang sebelah kanan serta pecah di bagian kepala sehingga mengalami pendarahan hebat di bagian hidung dan telinga kiri.

Peristiwa ini menggegerkan warga setempat yang baru saja menunaikan ibadah Salat Idul Adha 1437 Hijriyah di halaman Masjid Agung Darussalam.

Bahkan jamaah sempat mengabadikan detik-detik Sahrulah terjun dari menara masjid. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved