Inilah Kata Wamenlu Terkait Bank Singapura 'Ancam' WNI yang Ikut Tax Amnesty

Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir memastikan tidak ada ancaman bagi warga negara Indonesia di Singapura yang mengikuti program ...

Inilah Kata Wamenlu Terkait Bank Singapura 'Ancam' WNI yang Ikut Tax Amnesty
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurahman Muhammad Fachir, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/6/2015). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir memastikan tidak ada ancaman bagi warga negara Indonesia di Singapura yang mengikuti program Amnesti Pajak atau tax amnesty.

BACA: Ucapan Sang Adik Bibi dari Kiswinar, Kini Benar-benar Dialami Mario Teguh, Ini Kata-katanya

Menurut Fachir, bank di Singapura memang berhak untuk melaporkan nasabahnya yang menyimpan dana mencurigakan.

Namun ia memastikan bahwa laporan tersebut tak terkait dengan tax amnesty yang tengah digenjot pemerintah Indonesia.

BACA: Sindiran-sindiran Ini Muncul Ketika Roy Suryo Jadi Bahan 'Tertawaan' Netizen

"Ketentuan Singapura kalau ada transfer, kalau dinilai mencurigakan akan dilaporkan. Tapi kalau tidak, mencurigakan tidak perlu," kata Fachir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Oleh karena itu, Fachir memastikan WNI di Singapura tidak perlu merasa terganggu atau merasa terancam untuk mengikuti program tax amnesty.

BACA: Paranormal Ini Ternyata Sudah Ingatkan Raffi Ahmad 'Ujiannya Gak Jauh dari Perempuan'

"Yang mengancam siapa? Tidak ada ancaman itu. Otoritas Singapura bahkan mendorong kok. Karena itu untuk clear-nya kejelasan pemilik uang sendiri," ucap Fachir.

Sejauh ini, lanjut dia, WNI di Singapura yang sudah mengikuti tax amnesty tercatat berjumlah lebih dari 300 orang. Ia meyakini jumlah itu akan terus bertambah.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved