Kakek Bermodal Minyak Mujarab Cabuli 8 Siswi Bulu Tangkis
Begitu saja percaya, Ngadiyono leluasa mengolesi minyak tersebut ke badan anak-anak didiknya sampai bagian sensitif.
BANGKAPOS.COM, GROBOGAN - Ngadiyono (70), pensiunan pegawai Perhutani melecehkan delapan siswi sekolah dasar yang tak lain anak asuhnya di cabang bulutangkis.
Warga Desa Geyer, RT 2/RW 8, Geyer, Grobogan, Jawa Tengah, ini tiap hari melatih bulutangkis di gedung KUD Geyer. Ia gelap mata mencabuli delapan anak berusia 11 tahun.
Mulanya Ngadiyono mengiming-imingi minyak mujarab kepada para korbannya. Ia berucap, minyak ini setelah diolesi akan membuat mereka jadi pebulutangkis handal.
Begitu saja percaya, Ngadiyono leluasa mengolesi minyak tersebut ke badan anak-anak didiknya sampai bagian sensitif.
Ngadiyono mulai ketagihan karena tak ada anak yang melaporkan perbuatannya itu. Ia berulangkali melampiaskan birahinya kepada mereka.
"Saya merangsang melihat tubuh anak didik saya. Saya khilaf," Ngadiyono baru menyesal saat dipertontonkan di Polres Grobogan, Jumat (16/9/2016).
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agung Ariyanto, menjelaskan tersangka dijerat pasal Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.
"Perbuatan cabul Ngadiyono dilakukan sejak Agustus hingga September 2016. Total ada delapan korbannya. Mereka mengadu kepada orangtuanya, hingga kami meringkus tersangka," kata Agung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kakek-cabul_20160916_152214.jpg)