Misbakhun Sebut Langkah Perbankan Singapura Beberkan Identitas Nasabah WNI Tindakan Kasar

“OJK dan BI bisa memanggil pihak bank cabang di Jakarta yang melakukan upaya pelaporan WNI pemilik rekening ke polisi untuk dimintai keterangan ..."

Misbakhun Sebut Langkah Perbankan Singapura Beberkan Identitas Nasabah WNI Tindakan Kasar
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Politisi Golkar Mukhamad Misbakhun, saat ditemui dalam peluncuran buku berjudul Sejumlah Tanya Melawan Lupa, yang berisi sejumlah fakta baru mengenai skandal bail out Bank Century, di Hotel Atlet Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2015). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi XI DPR Misbakhun menilai, langkah perbankan Singapura membeberkan identitas nasabah yang mengikuti program tax amnesty di Indonesia merupakan tindakan kasar.

BACA: Ucapan Sang Adik Bibi dari Kiswinar, Kini Benar-benar Dialami Mario Teguh, Ini Kata-katanya

Pemerintah, diminta membalas tindakan tersebut.

“Itu adalah tindakan dan upaya yang kasar unutk menggagalkan tax amnesty Indonesia oleh perbankan Singapura. Upaya tersebut harus dilakukan tindakan balasan oleh otoritas di Indonesia seperti OJK dan BI apabila bank tersebut mempunyai cabang di Indonesia,” kata Misbakhun, saat dihubungi, Jumat (16/9/2016).

BACA: Sindiran-sindiran Ini Muncul Ketika Roy Suryo Jadi Bahan 'Tertawaan' Netizen

“OJK dan BI bisa memanggil pihak bank cabang di Jakarta yang melakukan upaya pelaporan WNI pemilik rekening ke polisi untuk dimintai keterangan oleh OJK dan BI untuk diberikan teguran. Kalau perlu operasi mereka di Indonesia dibekukan karena mereka melakukan upaya penggagalan program nasional yang strategis,” lanjut dia.

Politisi Partai Golkar itu menduga, Pemerintah Singapura sangat khawatir jika program tax amnesty berhasil.

BACA: Paranormal Ini Ternyata Sudah Ingatkan Raffi Ahmad 'Ujiannya Gak Jauh dari Perempuan'

Menurut Misbakhun, jika uang WNI yang berada di perbankan Singapura dipindahkan ke Indonesia, akan berdampak luas terhadap kualitas likuiditas perbankan negara tersebut.

“Walaupun ini merupakan tindakan pihak perbankan secara individual dan bukan kebijakan Pemerintah Singapura secara resmi, tapi ini sebuah preseden yang secara sistematis bisa mengganggu program tax amnesty yang saat ini sedang memasuki fase dan periode waktu yang kritis dan krusial,” papar Misbakhun.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved