Bocah 4 Tahun Ini Pun Meninggal Dunia Gara-gara Air Bag
Kantung udara atau air bag pada mobil harusnya digunakan sebagai piranti penyelamat pada pengendaranya. Tapi, yang terjadi di Malaysia ini justru...
BANGKAPOS.COM -- Kantung udara atau air bag pada mobil harusnya digunakan sebagai piranti penyelamat pada pengendaranya.
BACA: Benarkah Ketua DPD R Ini yang Ditangkap KPK? Ternyata Inilah Isi Tweet Terakhirnya
Tapi, yang terjadi di Malaysia ini justru sebaliknya.
Seorang bocah berusia 4 tahun, diduga meninggal dunia justru gara-gara terhempas kantong udara dari sebuah mobil.
BACA: Bupati Ini Berani Bilang Aneh, 'Ahok Marah-marah Dianggap Luar Biasa, Dianggap Hebat'
Peristiwa ini terjadi di Jerteh, Terengganu, Malaysia, Jumat (16/9/2016).
Dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 12.30 itu, korban Muhammad Syawal Amsyar Mohd Fakhruzi dipastikan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Kepala kepolisian setempat, Mohd Zamri Mohd Rowi megatakan, korban berada dalam perjalanan di mobil bersama ibu dan ayahnya.
BACA: Cerita Sang PSK, 'Pasang Tarif 50 Ribu, Belum Dapat Pelanggan, Sekarang Ditangkap Pula'
Korban ada di kursi depan, sementara ibunya berusia 30 tahun duduk di kerusi penumpang belakang.
"Di TKP, karena macet, ayah korban mengerem mobil. Tapi karena jarak terlalu dekat, mobil menabrak mobil di depannya. Ini menyebabkan kantong udara mengembang,"kata Mohd Zamri.
Nah, hentakan kantung udara di mobil ini membuat korban mengalami patah tulang leher.
"Ayah dan ibu korban tidak mengalami cedera sedikitpun, sementara korban meninggal dunia," kata Mohd Zamri. (*)
Penulis: Aji Bramastra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/air-bag-atau-kantung-udara-harusnya-jadi-alat_20160917_150424.jpg)