ITCE 2106

10 Negara Ambil Bagian Dalam ITCE yang Digelar ICDX di Bali

ICDX saat ini sudah menjadi referensi harga timah dunia, walaupun ada beberapa isu lain yang harus di perbaiki dimasa depan

10 Negara Ambil Bagian Dalam ITCE yang Digelar ICDX di Bali
Bangkapos/Iwan Satriawan
Pemukulan Gong yang menandai pembukaan ITCE 2016 di Sofitel Nusa Dua Bali, Senin (19/9) . 

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BALI-- Sedikitnya 200 peserta dari 10 negara Asia, Eropa dan Amerika ambil bagian dalam Indonesia TIN Conference & Exhibition (ITCE) 2016 ‎yang digelar Indonesian Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) di Sofitel Nusa Dua Bali, Senin (19/9/2016).

Kegiatan yang mengambil tema “Navigating Indonesia Becoming The Global Leader in Tin Industry” ini juga diikuti 25‎ trader timah dan perwakilan USA, Jerman, Jepang, Korea, Malaysia, Singapore serta UEA.

‎Kepala Bappeti Bachrul Chairi mengungkapkan ITCE 2016 ini sangat penting untuk membentuk masa depan timah.

"Indonesia sebagai suplaier terbesar harus punya daya tawar dan berkontribusi terhadap penentuan harga timah dunia," imbuh Bachrul Chairi.

Menurutnya, ICDX saat ini sudah menjadi referensi harga timah dunia, walaupun ada beberapa isu lain yang harus di perbaiki dimasa depan seperti komunitas timah ditentukan LME di London.

Tapi melalui ICDX walaupun masih muda pihaknya berusaha berkontribusi terhadap harga timah dunia.

"‎Kita berharap jadi pemimpin harga timah dunia. Tapi beberapa langkah harus dilakukan untuk perkuat industri timah. Yang dilakukan pemerintah sudah ada penentuan kemurnian timah dan diharapkan indutri timah lebih kondusif dari hulu ke hilir, menghindari pertambangan ilegal, kelestarian lingkungan yang berpengaruh pada syarat ekspor timah.
Kita akan menciptakan produk yang berkualitas tinggi," jelas Bachrul Chairi.‎(*)

Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved