Breaking News:

Harga Timah Dunia Merangkak Naik, Bisa Diatas 20.000 Dollar per Ton

tren harga timah dunia memang menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dan mengalami kenaikan.

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Iwan Sastriawan
logo ITCE 2016 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM,BALI-- Harga timah dunia yang pada tahun ini sempat berada pada level 13.000 dollar/ton saat ini merangkak naik diatas 19.000 dollar/ton.

Diperkirakan harga timah dunia terus mengalami kenaikan hingga diatas 20.000 dollar/ton.

‎Tren naiknya harga timah dunia ini diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Jabin Sufianto dalam acara Indonesia Tin Conference and Exhibition 2016 di Nusa Dua Bali, Senin (19/9).

"Kita prediksi harga timah bisa diatas 20.000 dollar per metrik ton, 21.000 dollar per ton saya rasa bisa banget tahun ini apalagi isu kebocoran ditangani. Sekarang harga timah dunia di posisi 19.000 dollar per ton. Tahun ini harga memang sempat 13.000 dollar," ungkap Jabin Sufianto.

‎Ia menjelaskan tren harga timah dunia memang menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dan mengalami kenaikan.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga timah dunia ini, secara makro Myanmar saat ini sudah pada puncak produksi dan smelter di China banyak yang tutup serta semakin kurangnya produksi pasir timah dari Pulau Bangka.

"Tiga faktor itu menyebabkan harga timah naik. Jadi setengah gambling. Trend harga timah kebanyakan akan naik, bahkan kabarnya PT Timah sudah menaikan harga pembelian pasir timah. Dengar-dengar dari 185.000 per kilo ke sekitar 210. 000 per kilo‎. Kalau kita nggak berani rugi, karena hitungannya masih rugi," jelas Jabin.

Jabin mengatakan AETI sendiri saat ini memiliki 25 anggota dan semuanya member ICDX.

Terkait masalah pertimahan, pihaknya sudah sejak beberapa tahun belakangan mengingatkan tentang kebocoran atau penyelundupan timah ke luar negeri.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved