Siswa Ancam Jadi Lonte, Malu Uang Sekolah Tak Dibayar Ayahnya Gila Judi di Tiong Zone

Ia mengancam tidak mau sekolah jika Tiong Zone tidak ditutup. Bahkan ia mengatakan lebih baik jadi pelacur.

Siswa Ancam Jadi Lonte, Malu Uang Sekolah Tak Dibayar Ayahnya Gila Judi di Tiong Zone
bangkapos.com/Ajie Gusti Prabowo
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Pemilik akun Rini Saputri berkeluh kesah di wall facekbook-nya.

Ia menceritakan, bahwa kondisi keluarganya sedang tidak nyaman karena ayahnya gila bermain judi di Arena Bermain Tiong Zone di Ruko Permata Sungailiat.

Dalam postigannya, Rini mengaku tidak mau sekolah karena malu uang sekolahnya sudah berapa bulan tidak dibayar sang ayah.

Bahkan handphone miliknya dijual ayahnya untuk bermain judi di Tiong Zone.

Ia mengancam tidak mau sekolah jika Tiong Zone tidak ditutup. Bahkan ia mengatakan lebih baik jadi pelacur.

"Percuma sekolah men uang sekolah dak dibayar ayahku. Along ku jadi lonte sekalian. Daripada ku malu digawe ayahku, along buat malu sendirilah. Jadi ku mohon bapak yang terhormat? Tutup lah ge? Ape yang sebenernya terjadi pak? Sampai lame lum ditutuplah," tulis Rini dalam akun facebooknya.

Menanggapi keluhan Rini ini Bupati Bangka H Tarmizi Saat menasehati Rini agar tetap bersekolah dan tidak putus asa.

Untuk itu ia siap membayar uang sekolah Rini yang tidak dibayarkan. Ia berharap Rini kembali bersekolah dan berjanji menutup Tiong Zone.

"Anak itu sudah mau sekolah. Saya sudah tawarkan untuk membantu bayar uang sekolahnya tapi dia tidak mau," ungkap Tarmizi ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (19/9) malam melalui whatsapp.

Dia menegaskan bahwa arena permainan Tiong Zone segera ditutup

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved