Bupati Bangka Percayakan ke Sekda Tutup Tiong Zone

Bupati Bangka H Tarmizi Saat mempercayakan kepada Sekda Bangka H Fery Insani untuk menutup usaha arena permainan Tiong Zone Games Center

Bupati Bangka Percayakan ke Sekda Tutup Tiong Zone
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Bangka H Tarmizi Saat mempercayakan kepada Sekda Bangka H Fery Insani untuk menutup usaha arena permainan Tiong Zone Games Center di Ruko Permata Indah Sungailiat karena adanya indikasi perjudian di arena permainan tersebut.

"Saya sudah perintahkan ke pak sekda untuk menutupnya jadi saya percayakan kepada beliaulah untuk menutupnya itu," tegas Tarmizi kepada bangkapos.com, Rabu (21/9/2016) di Kantor Bupati Bangka.

Menurutnya yang mengizinkan usaha arena permainan itu Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Penanaman Modal (BP2TPM) Kabupaten Bangka dimana kewenangannya berada di bawah pengawasan Sekda Bangka.

Dalam hal ini ia menjawab pertanyaan masyarakat mengenai arena permainan Tiong Zone yang terindikasi ada perjudian tersebut karena masuk ke akun facebooknya.

"Saya menjawab karena masuk facebook saya. Tiga atau empat kali masuk facebook saya. Masak saya dikeruce (diomelin-red) kek anak SMA. Ya harus saya jawab," ungkap Mantan Sekda Bangka Ini.

Diakuinya memang arena permainan Tiong Zone ada indikasi judi sehingga diserahkan kepada sekda sepenuhnya dan ia sudah mengizinkan untuk menutup arena permainan tersebut.

Menurut Tarmizi, dasar penutupan tersebut adanya surat pengaduan dari Kursus Bahasa Inggris disamping ruko arena permainan Tiong Zone karena menganggu anak-anak belajar, adanya perkelahian dan preman di sana, dan adanya pengaduan siswa salah satu SMA melalui akun facebooknya yang mengaku motor dan handphonenya dijual ayahnya untuk bermain judi disana.

"Saya sudah perintahkan pak sekda. Saya mengizinkan untuk ditutup. Siapa pun di belakangnya harus ditutup," tegas Tarmizi.

Dia menyatakan izin tersebut untuk permainan bukan untuk tempat berjudian.

"Dak pernah kita ngeluar izin tempat judi, kalau mengeluarkan izin judi kepada BP2TPM saya ganti. Tidak ada izin judi itu sudah jelas secara negara tidak boleh dan secara agama juga haram," kata Tarmizi.

Ia tidak mengatakan kedok pengusaha untuk buka tempat perjudian, tetapi mendapat laporan dari masyarakat mengenai Tiong Zone tersebut ada perjudiaan.

"Anak sekolah anak laki-laki yang main di situ sudah mengakuinya. Dua anak sekolah yang ngaku yang satu bapak dia diceritakannya, yang satu anak sekolah yang ikut main di situ," ungkap Tarmizi.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved