Harga Timah Tembus Rp 210.000/Kg, Kolektor Sulit Dapat Pasokan

Menurut dia ada beberapa perusahaan smelter menawarkan diri menjadi mitra mereka untuk memasok timah. “Banyak sekali yang minta dibagi timah,” katanya

Harga Timah Tembus Rp 210.000/Kg, Kolektor Sulit Dapat Pasokan
BANGKAPOS.COM/AJIE GUSTI
Ponton TI Apung yang diamankan pihak kepolisian usai mendapatkan laporan dari masyarakat nelayan di wilayah Sukadamai Toboali, Senin (24/8/2015). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Trend harga timah dunia yang merangkak naik berimbas ke Bangka Belitung. Di tingkat kolektor, harga timah kering disebut berkisar Rp 180.000 hingga Rp 210.000 perkilogram Sn. Sebelumnya, harga timah hanya berkisar Rp 150.000 bahkan sempat berada di titik Rp 70.000 per kilogram.

Walau cukup menggiurkan, kolektor mengaku kesulitan mencari pasokan pasir timah untuk di jual ke smelter.

“Sebetulnya kondisi saat ini harga cukup bagus. Tetapi saat ini barangnya susah,” kata Hn seorang kolektor kepada Bangka Pos, Selasa (20/9/2016).

Menurut dia ada beberapa perusahaan smelter menawarkan diri menjadi mitra mereka untuk memasok timah. “Banyak sekali yang minta dibagi timah,” katanya.

Informasi yang diterima Bangka Pos dari seseorang mantan kolektor jika banyak pengusaha smelter menghubungi untuk mendapatkan timah. “Beberapa teman mantan pemain dihubungi. Kita ditawarkan main timah lagi,” kata Zl beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan saat ini sulit mendapatkan timah karena tambang rakyat tidak banyak menghasilkan bijih timah.

“Sekarang sudah sulit karena sumber timah ada di hutan produksi, hutan lindung. Intinya ruang gerak untuk menambang semakin sempit,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Jabin Sufianto memprediksi harga timah dunia akan terus naik hingga di 20.000 dollar/ton. Tahun ini harga timah dunia sempat berada pada level 13.000 dollar/ton dan saat ini merangkak naik diatas 19.000 dollar/ton.

"Kita prediksi harga timah bisa di atas 20.000 dollar per metrik ton, 21.000 dollar per ton saya rasa bisa banget tahun ini apalagi isu kebocoran ditangani. Sekarang harga timah dunia di posisi 19.000 dollar per ton. Tahun ini harga memang sempat 13.000 dollar," kata Jabin dalam acara Indonesia Tin Conference and Exhibition 2016 di Nusa Dua Bali, Senin (19/9).

Ia menjelaskan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga timah dunia ini, secara makro Myanmar saat ini sudah pada puncak produksi dan smelter di China banyak yang tutup serta semakin kurangnya produksi pasir timah dari Pulau Bangka.

Halaman
123
Penulis: krisyanidayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved