Harta WNI di Luar Negeri Tembus Rp 3.250 Triliun, Ini Rinciannya

Berdasarkan data yang didapatkan pemerintah, harta WNI disimpan di luar negeri mencapai sekitar Rp 3.250 triliun.

Harta WNI di Luar Negeri Tembus Rp 3.250 Triliun, Ini Rinciannya
Yoga Sukmana
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Perkantoran Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/8/2016) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri sidang lanjutan uji materiil Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak atau tax amnesty di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (20/9/2016).

Kehadiran perempuan yang kerap disapa Ani itu, dalam rangka mewakili Presiden Joko Widodo memberikan pandangan terkait UU Pengampunan Pajak.

Dalam penjelasannya, ia membeberkan detail jumlah harta warga negara Indonesia (WNI), yang diparkir di Singapura.

"Data dan informasi yang berhasil pemerintah kumpulkan menunjukkan bahwa banyak wajib pajak Indonesia, yang menyimpan harta atau asetnya di berbagai negara, yang disebut tax heaven," ujar Sri Mulyani.

Berdasarkan data yang didapatkan pemerintah, dari kajian salah satu konsultan internasional, harta WNI disimpan di luar negeri mencapai 250 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 3.250 triliun.

Dari angka itu, 200 miliar dolar AS atau Rp 2.600 triliun disimpan di Singapura.

Rinciannya, sekitar 50 miliar dolar AS atau sekitar Rp 650 triliun disimpan dalam bentuk noninvestasi, atau aset dalam bentuk real estate.

Sedangkan, sisanya sebesar 150 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.950 triliun diinvestasikan dan disimpan dalam bentuk deposito, surat berharga, atau saham.

Bila mengacu pada laporan BI, terkait posisi investasi internasional Indonesia per triwulan I 2016, posisi aset finansial luar negeri sebesar Rp 214,6 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 2.800 triliun.

"Harta ini belum termasuk Special Purpose Vehicle (SPV) milik orang Indonesia yang berada di luar negeri, dan bagian dari ekonomi bawah tanah milik WNI," kata perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved